Setrika

Penjelasan Tentang “Setrika” Yang Kalian Harus Tahu

Pekerjaan seperti mencuci dan menyetrika merupakan perkerjaan yang wajib dilakukan dalam setiap harinya. Ini dikarenakan setiap orang membutuhkan pakaian yang bersih dan rapi untuk dipakai bekerja.

Untuk membuat pakaian menjadi rapi ketika habis dicuci, maka akan sangat dibutuhkan alat yang dapat membuat pakaian menjadi rapi. Nah, karena teknologi semakin canggih maka dikeluarkan suatu alat untuk merapikan pakaian yang biasa kita kenal dengan sebutan setrika.

Alat yang satu ini pastinya sudah sangat kalian kenal dan pastinya ada di setiap rumah. Kira-kira di zaman dulu setrika ini sudah ada belum ya? Penasaran ya? Ya uda biar gak lama-lama langsung simak penjelasannya saja ya.

Alat Untuk Merapikan Pakaian Ini Menggunakan Daya Pemanas

Alat yang dipakai untuk merapikan baju ini menggunakan daya pemanas dan nama alat ini adalah setrika. Pada awalnya, nama setrika berasal dari Belanda yaitu “strijkijzer”. Biasanya alat setrika ini baru akan digunakan pada pakaian yang kusut.

Hal ini dapat terjadi ketika molekul poliner yang ada pada pakaian dipanaskan, serat-serat tersebut dapat menjadi lurus karena adanya beban dari alat pemanas atau setrika. Ketika pakaian tidak terasa panas lagi, namun bentuk dari pakaian yang sudah disetrika tetap terjaga.

Setrika

Ada juga beberapa jenis bahan pakaian yang perlu diberi air ketika disetrika, ini berguna untuk melonggarkan ikatan antar molekul yang ada pada pakaian. Gak cuma itu, untuk sekarang ini ada juga bahan pakaian yang berbahan poliner sintesis yaitu bahan yang tidak perlu di setrika.

Pada waktu dulu, bentuk setrika tidak seperti sekarang ini. Orang dulu menyetrika dengan menggunakan besi yang diisi dengan arang yang membara. Kalau untuk versi moderennya setrika ini banyak yang terbuat dari aluminium dan baja yang tahan karat dengan sumber panas yang di dapat dari aliran listrik.

Di dalam setrika ini terdapat thermostat yang berfungsi untuk mengendalikan suhu pada alat yang dapat merapikan pakaian ini. Selain itu, beberapa setrika modern juga dapat mengubah air menjadi uap air untuk membasahi pakaian. Setrika panas yang sedang tidak digunakan harus diletakkan tegak lurus sehingga tidak membakar permukaan di bawahnya dan menyebabkan kebakaran.

Ada juga jenis setrika yang memiliki nirkabel yang dapat dipanaskan di sebuah docking station dan ada setrika portable yang bentuknya kecil, biasanya digunakan untuk menyetrika dasi atau untuk dibawa bepergian.

Selain setrika diberi thermostat, ada juga thermofuse yang digunakan untuk pengaman yang fungsinya sama seperti sikring, namun pada suhu panas yang melewati batas toleransi thermofuse akan putus.

Awalnya Setrika Telah Ada Di  Inggris

Seperti yang sudah dijelaskan tentang beberapa jenis setrika, ternyata alat ini sudah ada sejak abad ke-17. Di daerah Inggris telah ditemukan setrika dengan nama “Sadiron” yang berasal dari bahasa Inggris kono “sald” yang artinya “solid“. Bentuk dari setrika ini juga sangat unik yaitu berbentuk seperti potongan logam tebal dengan permukaan bawah yang rata dan pada bagian atas diberi pegangan.

setrika arang

Dari bentuk yang sederhana ini, maka ditemukanlah jenis setrika yang berbentuk kotak logam bergagang yang di dalamnya dapat diisi dengan bara api.

Kemudian ketika memasuki tahun 1870, seorang ibu rumah tangga yang bernama Mary florence potts memodivikasi setrika sadiron menjadi berbentuk runcing pada kedua ujungnya, kemudian dia juga memperbaharui lagi dengan menambahkan pegangan yang dapat dilepas, jadi saat setrika dipanaskan maka panasnya tidak akan merambat ke pegangan tersebut.

Pada tahun 1882 setrika listrik telah menjadi generasi pertama ditemukan dan dipatenkan, namun pada masa itu setrika ini masih kurang populer karena aliran listrik belum tersebar begitu luas.

Nah, ketika memasuki awal abad ke-20 mulailah setrika listrik ini dikenal ke seluruh dunia, pada tahun 1920 setrika listrik mulai dilengkapi dengan komponan thermostat yaitu komponen yang berfungsi untuk mengintrol suhu pada setrika.

Setrika yang Digunakan Bangsa Yunani

Pada tahun 400 Sebelum Masehi, setrika baru mulai dikenal dan digunakan oleh bangsa Yunani. Setrika yang mereka gunakan, bisa dikatakan mirip dengan sterika yang ada di zaman modern. Bangsa Yunani dapat membuat lipatan-lipatan yang memanjang dari atas ke bawah pada pakaian dengan menggunakan setrika yang mereka pakai. Pakaian kebesaran yang mereka pakai ini adalah pakaian yang akan digunakan untuk melakukan upacara atau ritual tertentu.

Setrika yang Digunakan Bangsa Romawi

Bangsa Romawi ternyata juga pernah menggunakan setrika yang bentuknya mirip dengan setrika modern seperti sekarang. Setrika tersebut menggunakan teknik tekanan yang disebut dengan prelum.

Jenis-Jenis Setrika Uap

Semakin berkembangnya zaman, maka berbagai jenis setrika sudah banyak jenisnya. Kini penggunaan setrika ini dapat di sesuaikan dengan kebutuhan. Nah, seperti apa sih jenis-jenis setrika yang pernah ada? Kalian bisa cek di toko sebelah, eh salah maksudnya di bawah ini.

Setrika Uap

Setrika yang di produksi oleh Philips ini adalah setrika uap atau steam iron. Banyak keuntungan yang bisa diperoleh jika memakai setrika ini, ketimbang kita menggunakan setrika kering atau setrika iron.

Keuntungan yang bisa di dapat adalah kain lebih banyak dilindungi, lebih cepat menghilangkan kusut pada pakaian dan masih banyak lagi. Uap yang dikeluarkan oleh ujung setrika model ini, bisa mencapai pada bagian pakaian yang tidak mudah di raih, inilah yang membuat pakaian  dapat menjadi sangat rapi dalam waktu yang singkat.

Setrika Uap

Philips belum lama ini kembali memproduksi jenis baru dari setrika uap. Sebelumnya kita kesulitan untuk menyetrika lipatan serta kain yang ditutupi oleh payet, nah setrika uap jenis terbaru menghasilkan uap yang bisa merapihkan masalah tersebut.

Sudah tentu para konsumen sangat senang dan nyaman memakai setrika jenis ini, karena telah memberi kemudahan pada mereka untuk menyetrika dan merapihkan pakaian yang beraneka macam tingkat kesulitannya. Setrika uap ini pun terdiri dari dua jenis, yaitu:

  • Setrika Uap Berdiri

Jenis setrika uap berdiri ini biasa sering disebut dengan standing steam iron. Setrika uap berdiri biasanya memiliki model setrika seperti shower. Pemakaiannya pun sangat mudah, tinggal mengarahkan langsung ke pakaian. Biasanya, jenis setrika uap berdiri dilengkapi dengan gantungan baju untuk mempermudah proses penyetrikaan.

  • Setrika Uap Model Portable

Bisa disebut juga sebagai setrika uap biasa karena hanya memiliki desain seperti gosokan listrik pada umumnya. Di sisi lain, steam iron ini sudah dilengkapi dengan tabung air. Praktis, minimalis dan ringan. Jenis setrika uap portable juga mempunyai penawaran yang lebih murah.

Setrika Arang

Setrika-arang

Saat ini tentu saja penggunaannya sudah hampir tidak ada lagi karena penggunaan setrika listrik jauh lebih praktis. Namun, mungkin di daerah pedalaman-pedalaman yang masih belum memiliki listrik, setrika arang ini masih digunakan.

Cara menggunakan setrika arang cukup mudah yaitu memanfaatkan panas yang dihasilkan dari bara arang yang dibakar untuk menyetrika pakaian. Penggunaan setrika arang ini juga harus ekstra hati-hati karena bukan rapi yang didapat melainkan kotor akibat terkena arang.

Setrika Listrik

Setrika Listrik

Alat pressing dengan sumber panas dari listrik ini kebanyakan dibuat dari aluminium dan baja tahan karat. Panas yang diproduksi setrika listrik ini juga sangat bergantung pada besarnya daya yang dipakai. Semakin besar daya listriknya maka semakin tinggi panas yang akan diperoleh.

Setrika Kering

Setrika Kering

Biasanya ini termasuk jenis setrika yang sangat banyak dipakai oleh konsumen semua kalangan yakni setrika kering atau Dry iron. Philips telah memproduksi model seperti ini hingga beberapa macam, setrika Philips jenis ini bisa di bilang sangat murah ketimbang produk setrika Philips yang lain. Untuk cara penggunaan setrika ini ialah dengan menyetrika pakaian seperti biasa dan fungsinya menjadikan pakaian halus dan licin.

Komponen Yang Terdapat Pada Setrika

Tadi kita sudah mengetahui tentang jenis-jenis dari setrika. Nah, agar kita bisa lebih mengetahui tentang setrika ini, kita juga harus tahu tentang apa-apa saja yang terdapat pada setrika. Inilah komponen yang ada pada setrika.

Kabel daya

Kabel daya adalah bagian yang pasti terdapat pada setrika lsitrik yang menggunakan listrik arus Bolak balik (AC) sebagai energinya. Kabel daya ini dibuat dengan fleksible dengan bagian penghantar (inti) serabut yang dibungkus  menggunakan bahan isolasi kain sebagai pelindungnya, sehingga ini dapat memudahkan pergerakan seterika listrik dan juga menjaga agar kabel listrik tetap awet meski sering bergerak elastis.

Elemen Pemanas

Elemen pemanas atau sering disebut Heater selalu ada dalam dunia industri. Elemen pemanas berfungsi untuk mengubah energi lsitrik menjadi energi panas sehingga akan memunculkan panas pada setrika. Elemen pemanas sendiri terletak pada bagian antara plat alas setrika dan besi pemberat  yang ada didalam setrika

Alas Setrika

Alas setrika ini adalah bagian yang berhubungan langsung dengan kain yang diaturetika. Alas setrika memiliki fungsi untuk mengkompersikan energi panas pada heater menjadi pelicin pada kain.

Biasanya alas setrika ini terbuat dari zat dari bahan – bahan anti karat seperti stenless steel dan alumnium. Selain anti karat bahan pada alas setrika diharuskan tidak lengket dan licin agar proses diaturetika manjadi mudah dan tidak mengotori kain.

Penutup setrika

Penutup pada setrika bisa juga disebut sebagai Body Setrika karena fungsi dari penutup ini adalah sebagai isolasi dan juga sebagai pegangan tangan. Karena berfungsi sebagai pelindung (isolasi) maka penutup terbuat dari bahan isolasi seperti plastik. Selain untuk melindungi manusia dari sengatan listrik, penutup setrika juga dibuat agar tahan panas, sehingga dapat melindungi manusia dari bahaya panas.

Pemberat setrika

Fungsi dari pemberat setrika adalah sebagai pemberat setrika (yoi bro). Maksud dari pemberat tersebut adalah untuk mempermudah penggunaan setrika. Pemberat setrika biasanya terbuat dari besi.

Pengatur Suhu

Pengatur suhu adalah alat yang digunakan untuk mengatur panas setrika itu sendiri. Ini bertujuan untuk membuat panas pada setrika dapat disesuaikan dengan jenis kain yang akan di setrika atau dirapihkan. Pengatur suhu biasanya menggunakan prinsif bimetal.

Lampu Indikator

Lampu indikator adalah lampu yang menandai bahwa setrika telah tersambung dengan sumber tegangan, lampu ini juga dapat menandai keadaan saklar pada setrika (ON atau OFF).

Tangkai pemegang setrika

Tangkai pemegang ini berfungsi sebagai penghubung dan pemegang sekaligus mengendalikan setrika oleh manusia. Karena berhubungan langsung dengan manusia, maka Tangkai Pemegang setrika terbuat dari bahan isolasi seperti pelastik dan kayu. Hal ini dapat menghindarkan manusia dari bahaya arus bocor.

Reservoir air

Reservoir air hanya terdapat pada setrika berbasis uap, biasanya ini digunakan sebagai produksi uap (penghasil uap). Reservoir air dapat diisi air dengan mudah dan yang tidak ingin ada sistem uap maka bisa mengosongkan Reservoir air tersebut. Jika sudah dipakai usahakan Reservoir air harus dalam keadaan kering (tanpa air) supaya terhindar dari korosi.

Yah, itulah tadi penjelasan tentang setrika yang harus kalian tahu. Ini merupakan alat yang dapat membantu pekerjaan banyak orang, terutama bagi ibu rumah tangga.