10-baby-swimming

Hal Yang Mengejutkan Dari Bayi

 

.Sepertinya tidak ada hal yang lebih rapuh dan tak berdaya selain dari anak yang baru lahir yang untuk pertama kalinya diletakkan pada lengan ibunya tapi ternyata kita salah bayi yang baru lahir benar-benar dapat melakukan hal yang menakjubkan.

Anak yang baru lahir dapat melakukan hal-hal yang hanya bisa kamu impikan dan kami menemukan hal ini melalui beberapa percobaan ilmiah yang benar-benar gila dan kalian tidak boleh mencobanya pada bayi kalian sendiri tanpa didampingi  oleh seorang ahli.

A. Bayi Dapat Berenang

10-baby-swimming

Sekelompok ilmuwan mengatakan bahwa mereka berkeinginan untuk mencelupkan 36 wajah bayi  ke  dalam air dingin dan  melihat apa yang terjadi akhirnya mereka menemukan sesuatu yang menakjubkan yaitu bayi secara naluriah tahu cara untuk dapat menahan nafas.

Mereka dapat bertahan pada air dan mereka terlihat sangat senang. Bayi dapat melakukan lebih dari hanya menahan nafas. Dalam percobaan lainnya para peneliti menyuruh para orangtua untuk menahan bayi mereka di dalam air. Bayi akan mulai menendang dan menyepakkan kaki mereka dalam gerakan seperti anjing yang sedang mendayung agar dapat mengapung.Percobaan ini akan membuktikan bahwa bayi yang baru lahir memiliki kemampuan naluriah untuk menyelam dan berenang.

B. Anak-anak Dapat Menumbuhkan Jari Mereka Sendiri.

9a-young-boy-fingers-outstretched_78053505_SMALL

Jika anak kalian tidak sengaja memotong jari tangannya maka kalian semua tidak perlu panik. Menurut Dr. Christopher Allan, “anak-anak akan dapat menumbuhkan kembali jari mereka jika kamu meninggalkannya sendirian.” Ini adalah sesuatu yang Dr Allan temukan dengan pasiennya yang berusia delapan tahun.

Jari tangannya terpotong pada saat terjatuh dari sepedanya dan Dr Allan tidak bisa menemukan cara untuk memasangnya kembali. Jadi dia mengatakan kepada keluarganya, “hanya menempelkan kembali dan berharap untuk yang terbaik.” Ketika gadis itu datang kembali beberapa minggu kemudian dia dengan bijak telah mengabaikan nasihat Dr Allan dan ia telah menumbuhkan kembali sendiri jari tangannya . Penelitian lebih lanjut telah membuktikan bahwa ini bukan merupakan kasus yang terisolasi. Anak-anak dapat menumbuhkan jari mereka kembali selama potongan tidak melewati tepi kuku.

C. Bayi Memiliki Kekuatan Super

8c-baby-holding-parents-finger_18182320_SMALL

Ketika bayi membungkus tangannya yang kecil di sekitar jari-jari orangtuanya itu telah menjadi saat yang berharga yang dapat mengubah hidup tapi tidak semua orang tua berpikir tentang hal yang sama, “Mari kita lihat seberapa tinggi saya dapat mengangkatnya sebelum dia melepaskannya.”

Disanalah seorang ilmuwan memikirnya dan akhirnya mereka telah menemukan jawabannya. Ternyata jika kamu sedang berbaring dengan seorang bayi  dan meletakkan jari telunjuk di telapak tangannya maka bayi akan melekatkan tangannya pada telunjukmu dengan kekuatan yang besar lalu jika kamu mengangkatnya ke udara maka ia akan berpegangan erat  dan ia tidak akan jatuh.Kamu tidak perlu mencobanya karena bayi terkadang secara spontan dapat melepaskan pegangannya saat di udara.

D. Sidik Jari Bayi Dapat Menghilang Dengan Cepat

7a-baby-fingerprints-paint_18024240_SMALL

Percobaan ini dilakukan pada balita dengan menggunakan botol yang di letakkan diantara ibu jari dan keempat jari mereka. Para peneliti menemukan bahwa sidik jari anak-anak dapat dengan cepat menghilang. Para ilmuwan percaya bahwa hal ini terjadi karena anak-anak memiliki lebih banyak asam lemak pada ujung jari mereka dan inilahyang membuat sidik jari bayi menjadi kurang permanen.

E. Tidak Ada Batasan Gula Pada Anak

6a-pour-sugar-in-water-stir_36655032_SMALL

Gula tidak bereaksi dalam tubuh anak dengan cara yang sama seperti pada orang dewasa. Tubuh anak justru memohon agar bisa mendapatkan gula karena gula pada anak dapat memiliki efek yang positif. Pada kenyataannya gula pada anak-anak dapat bekerja sebagai pereda sakit oleh sebab itu tidak ada batasan pada anak untuk mengkonsumsi gula.

Percobaan ini dilakukan dengan memberikan anak-anak segelas air yang dicampur dengan gula dan meminta anak-anak untuk mengatakan Kapan rasanya menjadi “terlalu manis.” Pada akhir percobaan para peneliti memberikan anak-anak dengan segelas air yang telah penuh dengan gula begitu penuh dengan gula tapi anak-anak masih mengatakan bahwa masih kurang manis.