q

Penjelasan Tentang Orang Yang Ingin Bunuh Diri Serta Pencegahannya

Pasti kalian sudah banyak mendengar tentang kasus bunuh diri yang selalu terjadi selama ini. Entah karena biar jadi eksis atau biar terkenal mereka melakukan hal ini. Sebenarnya banyak sih guys, orang yang melakukan bunuh diri ini hanya karena masalah yang sepele. misalnya karena gak diperhatiin pacar langsung bunuh diri. Kesannya gimana gitu kan. Nah, dalam artikel kesayangan kita ini mimin mau ngebahas tentang penyebab, tanda dan cara mencegah orang yang ingin melakukan bunuh diri. Jadi kita juga bisa sekalian menolonng mereka dari hal bodoh ini, lumayanlah jadi dapat pahala.

Pengertian Bunuh Diri

Bunuh diri dalam bahasa Inggris: suicide, sedangkan bahasa latinnya adalah suicidium atau sui caedere, “membunuh diri sendiri”). Ini adalah sebuah tindakan dimana sang korban memang dengan sengaja melukai dirinya sendiri yang pada akhirnya menyebabkan kematian dirinya sendiri.

Bunuh diri seringkali dilakukan akibat putus asa, yang penyebabnya seringkali dikaitkan dengan gangguan jiwa misalnya depresi, gangguan bipolar, skizofrenia, ketergantungan alkohol/alkoholisme atau penyalahgunaan obat. Selain itu faktor lain yang menyebabkan bunuh diri adalah karena stress dan ini sering dipicu karena kesulitan keuangan atau masalah dalam hubungan dengan pacar.

Sebelum semua itu terjadi ada beberapa upaya yang bisa kita lakukan untuk mencegah kasus bunuh diri itu terjadi misalnya dengan melakukan pembatasan akses terhadap senjata api, merawat penyakit kejiwaan dan menghindari penyalahgunaan obat, serta meningkatkan kondisi ekonomi.

w

Asal kalian tahu guys ternyata bunuh diri itu gak cuma asal menghilangkan nyawa saja, banyak sekali cara yang mereka lakukan untuk menghilangkan nyawa mereka mulai dari ekstrem hingga yang simple. Cara yang paling sering dilakukan adalah gantung diri, minum racun serangga dan menggunakan senjata api.

Ada sekitar 800.000 hingga satu juta orang yang meninggal karena kasus bunuh diri setiap tahunnya, sehingga bunuh diri kini menduduki posisi ke-10 sebagai penyebab kematian terbesar di dunia ( wow amazing banget kan). Angka bunuh diri tercatat lebih banyak dilakukan oleh pria ketimbang wanita, dengan kemungkinan tiga sampai empat kali lebih besar seorang pria melakukan bunuh diri dibandingkan wanita. Tercatat ada sekitar 10 hingga 20 juta kasus percobaan bunuh diri yang gagal setiap tahunnya. Percobaan bunuh diri semacam ini lebih sering dilakukan oleh remaja dan kaum hawa.

Beberapa Penyebab Ingin Bunuh Diri

  • Penyakit kejiwaan

Yang satu ini bisa dibilang cukup masuk akal karena bagi mereka yang memiliki gangguan kejiwaan mereka tidak sadar dengan apa yang mereka lakukan. Gangguan mental ini telah dianggap sebagai salah satu penyebab paling umum dari sekian banyaknya kasua bunuh diri yang terjadi.

Salah satu gejala yang terjadi umumnya pada berbagai kondisi kejiwaan adalah merasa tertekan. Kondisi mental tersebut meliputi gangguan bipolar, kecemasan, depresi dan skizofrenia. Ketika kamu dan dokter sedang berjuang untuk menemukan pengobatan untuk mengobati kondisi mentalmu, kamu mungkin akan merasa tak berdaya dan takut karena kalian berpikir bahwa kalian tidak akan pernah sembuh kembali. Sampai pada akhirnya, kalian lebih memilih untuk mengakhiri hidup sendiri.

e

Kecemasan juga dapat menyebabkan rasa takut pada lingkungan sekitar yang mencegah kalian untuk beradaptasi ketika kalian dalam proses penyembuhan. Dalam beberapa kasus, kecemasan membuat kalian sulit untuk mempertahankan persahabatan, menyelesaikan sekolah ataupun mempertahankan pekerjaan tetap. Maka kombinasi dari kesepian dan ketakutan dapat memicu kalian untuk berpikir tentang bunuh diri.

Depresi berat juga dianggap sebagai penyebab utama bunuh diri di seluruh dunia. Orang yang tidak mampu untuk mengatasi gejala depresi mereka, maka mereka akan memiliki risiko lebih besar untuk melakukan tindakan bunuh diri. 90% dari kasus laporan depresi memiliki pikiran untuk bunuh diri.

  • Pengalaman Traumatis

Jika kalian telah memiliki pengalaman yang telah mengakibatkan traumatis, kalian akan selalu merasa takut dan pada akhirnya yang ada dipikiran kalian hanyalah untuk bunuh diri. Yang dimaksud pengalaman traumatis tersebut meliputi pertengkaran, kekerasan fisik atau seksual.

r

Karena hal ini kalian telah mengembangkan kondisi yang disebut post traumatic stress disorder (PTSD), yang ditandai dengan kilas balik atau terhalangnya kenangan terkait pengalaman traumatis. PTSD dapat menyebabkan kecemasan intens yang dapat mengganggu kehidupan normal. Hal ini dapat menyebabkan munculnya pikiran untuk bunuh diri.

  • Bullying

Hayoo siapa diantara kalian yang pernah ngerasain di bully? Pasti gak enak banget rasanya kan. Bullying memiliki efek yang cukup mendalam pada cara seseorang berpikir dan bagaimana mereka merasa, terlepas dari seberapa sering dan metode bully apa yang digunakan. Jika kalian pernah merasakan di-bully, pasti perasaan yang kalian rasakan adalah tekanan yang cukup berat, merasa tidak berharga dan efek terakhir yang ditimbulkan adalah keinginan untuk bunuh diri.

o

Sayangnya, dalam banyak kasus, intimidasi yang terjadi tidak mendapatkan pengakuan cukup dan tidak segera dilaporkan sampai semuanya sudah berada di luar kendali, sampai pada akhirnya bunuh diri menjadi satu-satunya cara bagi korban untuk menghindari rasa sakit yang gak bisa tertahankan lagi.

Perkembangan teknologi juga telah menciptakan fenomena yang disebut “cyber bullying,” di mana korban diintimidasi secara online dan biasanya ini dilakukan oleh orang-orang yang mereka kenal. Hal ini biasanya terjadi di situs media sosial, komentar di situs web dan berbagai blog yang bertujuan untuk merusak reputasi dan akan membuat kalian merasa malu. Kecuali jika kalian memiliki solusi untuk mengatasi hal ini, tapi pikiran pertama yang akan muncul sebelum masalah ini selesai adalah bunuh diri.

  • Kecanduan Narkoba Atau Penyalahgunaan Zat Adiktif

Jika kalian pernah kecanduan dengan obat atau melakukan penyalahgunaan obat atau alkohol secara konsisten, inilah saatnya bagi kalian untuk menghentikannya. Beberapa bukti menyatakan bahwa kecanduan narkoba atau penyalahgunaan zat juga akan membuat perasaan menjadi tertekan. Walaupun katanya obat-obatan atau alkohol dapat memberikan sedikit ketenangan terhadap rasa sakit, tapi itu tidak akan membantu dalam jangka panjang.

i

Obat-obatan dan alkohol dapat mengubah fungsi otak dan neurotransmitter, sehingga dapat menyebabkan depresi yang cukup mendalam. Kalian akan dibuat menjadi gak berdaya dalam mengatasi kecanduan yang kalian hadapi. Gejala kecanduan dan “sakaw” bisa membuat kalian merasakan sakit yang tak tertahankan. Pada saat itulah, bunuh diri terasa seperti cara terakhir untuk keluar dari perangkap candu.

  • Masalah Dalam Hubungan

Biasanya hal inilah yang paling sering menyebabkan bunuh diri. Masalah dalam hubungan yang biasa sering terjadi adalah berada dalam hubungan yang kasar, tidak merasa dihargai, putus dari pacar dan mendapatkan tantangan yang besar dalam hidup.

ii

Keadaan seperti ini biasanya berlaku dalam hubungan percintaan. Masalah dalam hubungan asmara dapat menyebabkan perasaan depresi yang lebih dalam, kecemasan, rasa bersalah dan panik. Masalah dalam hubungan juga dapat menyebabkan banyak rasa sakit emosional dan menenggelamkan kalian dalam pikiran untuk bunuh diri.

Merasa takut kesepian atau terisolasi, akan cenderung membuat kalian rela untuk bergabung dengan kelompok teman-teman yang membawa pengaruh buruk dan akhirnya kalian akan terjebak dalam obat-obatan.

  • Ingatlah, Perasaan Seperti Ini Akan Segera Berlalu

Kalau kalian gak bisa mengatasi rasa sakit yang kalian alami, maka perasaan yang pertama akan menghampiri adalah rasa frustasi yang berujung bunuh diri. Tapi penting untuk diketahui bahwa rasa sakit adalah bagian yang gak bisa dihindari dari kehidupan.

u

Sebenarnya setiap orang dapat mengatasi rasa sakit yang mereka alami sampai batas tertentu, tapi rasa sakit emosional yang kuat juga dapat menyebabkan pikiran untuk bunuh diri. Memahami terlebih dahulu apa yang dapat menyebabkan pikiran untuk bunuh diri muncul akan membantu kalian keluar dari masalah tersebut dan mendapatkan kontrol kembali pikiran kalian.

Jadi jika kalian merasa ingin bunuh diri, segera konsultasikan dengan dokter untuk membantu mencari cara bagi kalian dalam mengatasi rasa sakit dan kalian pun akan terhindar dari hal bodoh ini.

Tanda Dari Orang Yang Ingin Bunuh Diri

y

Biasanya ketika seseorang yang sudah ingin mengakhiri hidupnya mereka akan menunjukkan beberapa tanda. Jika kita bisa mengenali tanda tersebut maka setidaknya kita dapat menolong mereka. Berikut di bawah ini ada beberapa tanda yang menunjukkan bahwa seseorang ingin bunuh diri.

  • Putus Asa Yang Berkepanjangan

Nah, kalau kita melihat ada seseorang yang putus asa dan selalu pesimis tentang masa depannya, ini bisa menjadi tanda bahwa seseorang sedang ingin mengakhiri hidupnya. Jika kita membiarkan seseorang berlarut-larut dalam keputusasaan sudah bisa dipastikan besok-besok kita gak akan melihatnya lagi.

  •  Tidak Memiliki Rasa Percaya Diri

Siapapun pasti pernah merasa gak percaya diri dengan keadaan mereka, baik itu karena penampilan atau karena ekonomi yang mereka alami.

Jika orang-orang seperti itu mulai berkata: “sepertinya tidak ada orang yang akan merindukan saya jika saya meninggal” atau “tidak ada lagi yang peduli dengan saya”.

Maka dapat dipastikan mereka menyerah pada hidup mereka. Kalau kalian mendengar orang-orang terdekatmu sedang mengalami hal ini, maka berikanlah dukungan atau cari bantuan para ahli atau profesional di bidang ini.

  • Mengetahui Pola Pikir Orang Yang Ingin Bunuh Diri

Orang yang ingin bunuh diri sering berpikir secara obsesif, mereka sulit untuk berhenti berpikir tentang bunuh diri. Mereka merasa tidak ada harapan lagi untuk bisa memecahkan masalah yang dihadapi.

Orang yang ingin bunuh diri sering menganggap bahwa hidupnya itu tidak berarti dan merasa dirinya tidak mampu untuk mengurus diri sendiri.

  • Mengetahui Psikologi Dari Yang Ingin Bunuh Diri

Biasanya mereka akan mengalami perubahan suasana hati yang cukup ekstrim, mulai dari mudah marah hingga memendam perasaan dendam. Mereka juga memiliki tingkat kecemasan yang sangat tinggi, perasaan bersalah dan rasa malu yang berlebihan dan mereka selalu menganggap bahwa dirinya adalah beban bagi orang lain. Mereka juga akan sering mengalami rasa kesepian atau terisolasi dan merasa terhina.

  • Memahami Maksud Ucapan Mereka

Ada kemungkinan orang yang ingin bunuh diri selalu membicarakn tentang keinginan mereka untuk menyakiti diri sendiri tapi untuk yang ini sebenarnya jarang terjadi sih.

Sebenarnya jarang sih mereka secara terang-terangan mengatakan bahwa kalau mereka ingin mengakhiri hidupnya. Namun kalian tetap bisa menangkap dari isyarat perkataannya yang mengarah ke keinginan bunuh diri, apalagi jika kondisinya terlihat lusuh, lemas dan semacamnya maka ini patut dicurigai.

Bentuk ucapan yang patut dicurigai, contohnya:
“Tidak ada yang memahami aku”
“Tidak ada yang bisa merasakan apa yang aku rasakan.”
“Hidup ini terlalu sulit.”
“Aku sangat kesepian”
“Aku merasa seperti tidak ada jalan keluar”
“Kalau saja aku tidak pernah lahir.”
Dan semacamnya.

  • Menyakiti Diri Sendiri

Jika kalian pernah melihat teman atau saudara kalian mulai menyakiti diri sendiri, seperti dengan membenturkan diri. Ini merupakan salah satu indikasi orang yang ingin melakukan bunuh diri. Tapi bukan berarti juga setiap orang yang menyakiti dirinya sendiri pasti akan bunuh diri. Untuk bisa memastikan kondisinya itu, maka kalian perlu membuka komunikasi dengannya.

  • Perubahan Kepribadian Atau Perilaku

Perubahan perilaku seperti hilangnya minat dan semangat pada hal yang tadinya dia rutin melakukannya atau juga hilangnya motivasi dan perasaan tidak peduli yang terjadi secara tidak wajar, bisa menjadi indikasi kecenderungan untuk bunuh diri.

  • Sikap Yang Terlalu Berbahaya Dan Sembrono

Biasanya ketika orang yang ingin bunuh diri memiliki perasaan bahwa tidak ada alasan bagi dirinya untuk hidup, mereka tidak akan peduli lagi jika mereka melakukan hal-hal yang berbahaya, seperti mengemudi sembrono, mengebut di jalan raya dan hal-hal berbahaya lainnya.

  • Sibuk Mencari Cara Untuk Bunuh Diri

Jika kalian melihatnya baru-baru ini membeli pistol, pisau atau benda tajam lainnya tanpa ada keperluan, ataupun mereka menyimpan pil atau obat tertentu yang tidak jelas fungsinya, maka sebaiknya kalian segera mengawasinya sebelum hal yang tidak diinginkan terjadi.

Berbagai Cara Yang Biasanya Dilakukan Untuk Bunuh Diri

pp

  • Hipotermia

Sebenarnya orang yang bunuh diri dengan kasus Hipoternia masih sangat jarang terjadi tapi bukan berarti gak ada loh. Jika sampai terserang  hipotermia, maka mekanisme tubuh korban akan masuk ke dalam situasi termoregulatori yang tidak terkontrol, hal ini akan menyebabkan tubuh kehilangan kontrol temperatur untuk manusia. Sebagai hasilnya, orang tersebut dengan sengaja membunuh dirinya sendiri karena dingin yang mematikan atau panas yang berlebihan.

Kemungkinan untuk hidup sangat kecil, tetapi jika seseorang menemukan orang lain sedang melakukan hal ini, segeralah untuk menghubungi gawat darurat atau membawa pasien ke rumah sakit karena perawatan untuk hipotermia tentu saja ada.

  • Kecelakaan Saat Berkendara

Ini merupakan keadaan bunuh diri yang bisa dibilang cukup mengerikan. Kecelakaan saat berkendara sebenarnya bisa menjadi hal yang mengerikan bagi orang sang korban yang ingin melakukan tindakan bunuh diri.

Sebagai contoh, orang yang ingin melakukan bunuh diri dengan kecelakaan harus memiliki kebenarian yang besar untuk menabrakkan dirinya ke suatu objek yang sangat kuat atau siap untuk ditabrak. Tetapi terkadang orang tersebut takut dan kehilangan kepercayaan diri. Karena cara yang ini cukup ekstrim, sedikit orang yang melakukan bunuh diri dengan cara ini.

  • Gantung Diri

Bunuh diri dengan cara menggantung diri mereka sendiri pasti sudah sering kalian dengar kan. Biasanya mereka akan menggunakan tali sebagai alat untuk mengakhiri hidup. Sebuah tali akan diikat sedemikiran rupa sehingga menghasilkan sebuah lingkaran dengan ujung tali diikat ke suatu benda yang kuat untuk menopang diri. Korban kemudian akan memasukkan leher ke lingkaran tersebut dan menggantung dirinya seperti pendulum.

Hal selanjutnya yang akan terjadi adalah korban akan kehabisan oksigen yang pada akhirnya akan menyebabkan serangan jantung. Ini merupakan cara bunuh diri yang sudah tua, tetapi masih viral dan masih dipakai sampai sekarang.

  • Mengggunakan Senjata Api

Pasti kalian pernah melihat kasus bunuh diri ini seperti yang ada pada film-film Hollywood kan. Dimana sang aktor akan meletakkan pistol, di bawah dagu atau pada kepala lalu menarik pemicunya dan kemudian door…. Ini merupakan cara yang sangat cepat untuk menghilangkan nyawa dan bahkan kalian sendiri gak akan menyadarinya.

  • Menghirup Zat Berbahaya

Metode yang satu ini dilakukan dengan cara menghirup gas-gas beracun yang dipertimbangkan sangat berbahaya bahkan dalam kuantitas yang kecil. Sebenarnya cara bunuh diri yang satu ini sangat menyakitkan karena organ pernapasan perlahan-lahan tidak akan berfungsi dengan baik yang akan dimulai dengan batuk.

Yang paling terkenal adalah bunuh diri dengan menghirup karbon monoksida.

  • Tersengat Listrik

Metode mematikan dilakukan dengan cara korban akan dengan sengaja memegang aliran listrik dengan tegangan tinggi. Cara ini sangatlah menyakitkan dan mengerikan, karena korban akan berteriak dengan sangat kencang. Biasanya cara ini lebih sering dipratekkan di penjara pada kriminal yang di vonis akan dihukum mati.

  • Minum Racun

Yang satu ini juga merupakan salah satu cara yang paling sering digunakan dalam bunuh diri. Korban biasanya akan menggunakan barang-barang yang beracun lalu memasukkan racun ke dalam diri dengan memakan atau meminumnya.

Dalam “Third World Country”, perempuan biasanya bunuh diri dengan meracuni diri dan banyak film Bollywood yang memperlihatkan para perempuannya sedang meminum racun. Itu sebenarnya tidak boleh diperlihatkan karena bisa mendorong remaja untuk melakukan hal bodoh yang sia-sia.

  • Lompat dari Ketinggian

Merupakan cara bunuh diri yang paling sering dilihat, di Hong Kong dimana 52% orang yang bunuh diri melakukannya dengan cara ini. Ini membutuhkan keberanian dan keyakinan yang cukup kuat untuk melakukan tindakan yang sangat buruk ini.

Mengarah ke kematian langsung karena kerusakan organ internal setelah bertubrukan dengan permukaan yang keras. Biasanya sangat jarang ada yang selamat setelah melakukan ini dan kalaupun ada yang selamat bisa saja mereka cacat.

  • Memotong Nadi

Cara ini termasuk yang paling simple, hanya dengan menggunakan benda tajam seperti pisau, karter atau gunting lalu memotong leher atau pergelangan tangan maka secara perlahan kalian akan kehilangan kesadaran. Orang melakukan ini karena cara ini dapat menyebabkan kehilangan darah yang sangat cepat yang juga mengarah ke gagal jantung.

  • Menenggelamkan Diri

Ini adalah cara yang paling sering digunakan dan cara bunuh diri yang kemungkinan berhasil sangat besar, karena korban tidak bisa kabur dari hal ini kecuali ada bantuan eksternal (pihak luar).

Sering terjadi karena gagalnya hubungan atau kebangkrutan. Menenggelamkan diri ini merupakan cara bunuh diri yang paling umum di negara-negara yang memiliki adikuasa.

  • Makan Mie Instant

Sebenarnya proses bunuh diri yang satu ini bisa dibilang yang paling lama dan tentunya banyak biaya. Mungkin orang yang ingin bunuh diri dengan cara ini sebenarnya adalah orang yang takut akan kematian tapi sangat putus asa dalam menghadapi hidup.

Lalu Bagaimana Caranya Mencegah Agar Orang Tidak Bunuh Diri

Sudah seharusnya kita sebagai umat manusia untuk saling tolong menolong, sama hal nya dengan menolong orang yang ingin bunuh diri. Kita sebenarnya juga dapat menolong mereka yang sudah putus asa yaitu dengan cara berikut

  • Menjadi Rekan Bicara Yang Baik

Ketika seseorang sedang berada pada masa yang cukup sulit, maka disinilah kita datang untuk memberikan perhatian kepadanya yaitu dengan menjadi rekan bicara yang baik untuknya.

Kalian dapat bertanya kepadanya dengan tenang tentang kondisi perasaannya, kemudian dengarkan setiap perkataannya dengan baik dan sabar.

Seseorang yang sedang menghadapi masa sulit dan berputus asa, maka dia akan merasa lebih tenang dan bahagia ketika memperoleh rekan bicara yang peduli.

  • Menjauhkan Barang Yang Berbahaya

Bagi mereka yang dekat dengan korban, usahakan sebisa mungkin untuk menjauhkan benda-benda tajam di rumah dari jangkauannya, yang bisa digunakannya untuk bunuh diri.

Benda-benda yang perlu dijauhkan seperti pisau, silet, gunting, garpu dan semacamnya. Demikian juga, simpan juga jauh-jauh obat-obatan dan cairan yang mengandung racun.

  • Selalu Memberikan Semangat

Jangan pernah merasa lelah untuk memberikan semangat kepadanya, katakan hal-hal yang bagus dan memotivasi, berikan motivasi yang intinya bahwa dirinya dapat dengan mudah mengatasi masalah yang dihadapi.

Kalau bisa sekalian memberikan solusi nyata atas masalah yang dihadapinya, maka ini sangat bagus untuk mencegah orang bunuh diri.

Tanamkan pada benaknya hal-hal yang positif, sehingga dirinya dapat berubah menjadi seseorang yang dapat berpikir positif, yang dapat menyembuhkan masalah depresi sendiri. Kemudian, hindarilah kata-kata yang dapat memicu perdebatan, yang justru akan membuat mentalnya menjadi lebih tertekan (down).

  • Mengajak Jalan-jalan

Masalah stres dan depresi yang dialami seseorang dapat diminimalisir dengan melakukan aktivitas yang memicu semangat, ajak dirinya berolahraga atau jalan-jalan ke taman bermain.

Menurut penelitian ahli psikologi, melakukan kegiatan fisik mampu untuk meredakan stres, serta berolahraga (aktivitas fisik) dapat meningkatkan hormon yang membuat seseorang merasa senang.

Hal ini sangat baik untuk memperbaiki mood (suasana hati), sehingga berguna untuk meminimalisir keinginannya untuk bunuh diri.

  • Jangan Biarkan Dia Menyendiri

Kondisi orang yang sedang berjiwa labil, stres dan depresi, sangat perlu untuk didampingi. Namun, mereka memang akan cenderung menjauhkan diri dari lingkungan sosial. Untuk itu, saatnya kita mengambil peran penting untuk mendekatkan diri kepadanya.

Usahakan untuk selalu menemani dia dalam menjalani aktivitasnya, sembari mengucapkan kata-kata yang baik dan memotivasi. Selain itu, bisa juga mengajaknya bergabung ke sebuah komunitas sosial, yayasan panti asuhan, tempat-tempat terkena bencana alam, melihat orang sakit atau pergi ke rimah sakit dan tempat-tempat lain yang membutuhkan pertolongan sosial.

Maka ajaklah dirinya kesana, ini berguna untuk meringankan penderitaan orang-orang yang kurang beruntung atau yang sedang tertimpa bencana.

Menurut penelitian, bahwa seseorang yang meluangkan waktu untuk menolong orang lain atau menjadi relawan, akan memiliki kesehatan mental yang lebih baik dibandingkan orang normal yang tidak melakukan kegiatan sosiall seperti itu.

  • Upaya Pencegahan Dari Pihak Keluarga

Anggota keluarga sangat perlu untuk mengidentifikasi tanda-tanda dari stres dan kecenderungan bunuh diri. Keluarga adalah orang terdekat, maka dapat lebih mudah mengenali kecenderungan ke arah tersebut. Tunjukkan sinyal positif bahwa keluarga sangat peduli dan ingin menolongnya.

Pihak keluarga, lebih baik membangun potensi tentang kelebihan yang dimilikinya, sehingga dia akan memiliki harapan dan keinginan untuk menjalani hidup yang lebih kuat.

HIndari juga menyebutkan kekurangan-kekurangan dirinya atau kesalahannya yang mengakibatkan dirinya menjadi semakin putus asa.

Jangan sampai meninggalkan seorang diri anggota keluarga yang mempunyai keinginan bunuh diri.

  • Upaya Yang Dapat Dilakukan Oleh Para Guru Di Sekolah

Akhir-akhir ini bunuh diri pada anak dan remaja semakin meningkat jumlahnya. Faktor bunuh diri dikalangan anak muda ini, banyak disebabkan karena kegagalan di sekolah dan tekanan dari orangtua untuk mendapatkan prestasi sekolah yang terlalu tinggi dan masalah konflik personal.

Jadi sangat penting juga untuk para guru dalam memantau keadaan murid mereka dan para orangtua baiknya jangan terlalu memaksakan si anak karena tidak semua anak bisa menjadi seperti yang kita mau.

Kesimpulan:

Untuk kedepannya jika kita menemukan orang-orang yang sedang putus asa maka sebaiknya kita sebisa mungkin untuk memberikan pencerahan kepadanya, ini semua dilakuakn untuk menghindari hal yang gak diinginkan.

Yup, itulah tadi penjelasan tentang kasus bunuh diri yang sering terjadi ini. Jadi pesan mimin untuk semuanya jika kita memang sedang mengalami masalah yang berat sebaiknya janganlah sampai kita menhilangkan nyawa kita sendiri karena itu adalah hal yang sia-sia. Jangan lakuin hal bodoh. Ok guys.