o

Suka Bicara Sendiri? Mungkin Kalian Mengalami SelfTalk

Apa kalian termasuk orang yang punya kebiasaan bergumam atau bicara pada diri sendiri? Jika iya, tak jarang kalian akan terlihat seperti orang gila ketika bicara sendiri di depan umum, tapi mungkin jika seseorang mengetahui kondisi kalian, mereka akan menganggap kalian terlihat seperti Gollum, salah satu karakter dari trilogi Lord of the Ring yang suka bicara pada diri sendiri dan mendesis “My precious…” ( tapi kemungkinannya dianggap seperti itu sangatlah kecil)

Bagi kalian yang merasa suka berbicara dengan diri sendiri, mungkin terkadang pasti akan merasa malu jika sesekali terpergok orang sedang melakukan hal tersebut. kondisi yang sebagian orang menyebutnya self talk itu memang terkesan aneh dan tidak biasa, bahkan mengundang orang lain untuk menganggap yang melakukannya adalah gila, namun tenang saja, berbicara seperti itu tidak bisa menjadi tolak ukur jika kaliansedang mengalami gangguan kejiwaan kok.

Faktanya menurut penelitian orang yang suka self talking atau bicara dengan diri sendiri itu merupakan orang yang memiliki kecerdasan yang tinggi dan mampu menguasai serta mengenali dirinya sendiri. Justru berbicara dengan diri sendiri memiliki beragam manfaat baik bagi seseorang, selama tidak ada laporan yang mejurus ke arah gangguan kejiwaan.

Pengertian Dari Self talk

i

Self talk adalah kata kata yang sering kita ucapkan dan sering kali kita tidak menyadari perkataan itu. Self talk yang sering kalian katakan pada diri sendiri sebenarnya adalah cerminan dari bawah sadar yang kalian miliki. Contoh misalnya: kalian ingin punya income 2 x lipat dari sekarang  dan kemudian inilah yang kalian pikirkan ” ah ga mungkin “, ” beneran bisa ga ya?” dan sejenisnya yang kemudian kalian keluarkan secara spontan. Itulah yang dimaksud dengan self talk.

Tahapan Untuk Mengenali Tentang Selftalk

j

Tahapan pertama untuk bisa mengenali selftalk adalah belajar secara sadar mengamati setiap perasaan yang muncul dan kemudian memetakannya. Dibutuhkan latihan berulang dan keinginan yang kuat supaya kita bisa mengenali self talk yang kita alami.

Tahapan kedua setelah kita mengenali self talk kita, maka langkah selanjutnya adalah  mengubah self talk kita menjadi lebih positif, caranya adalah dengan melepaskan dulu emosi negatif yang terkandung dalam self talk kita.

Bagaimana cara melepas emosi negatif? Ada banyak cara, yang paling mudah adalah dengan memberikan pertanyaan yang memberdayakan diri kita yang tujuannya adalah dengan menggoyang kepercayaan atau perasaan negatif tersebut. Dengan bisa melepaskannya maka kita akan merasa lebih nyaman dan kemudian kita akan bisa dengan mudah memberikan self talk yang positif pada diri kita.

Bagaimana self-talk bisa memengaruhi diri kita?

Self-talk dapat memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap diri kita. Karena, self-talk tanpa disadari oleh sebagian orang sebenarnya sama saja dengan menyugesti dan memprogram alam bawah sadar kita. sementara alam bawah sadar memiliki pengaruh terhadap diri kita 9 kali lipat lebih kuat daripada pikiran sadar. Lalu, bagaimana mungkin seseorang bisa berubah menjadi lebih baik jika self-talk-nya masih negatif?

Bagaimana self-talk bekerja?

Pertama self talk bekerja memprogram alam bawah sadar, kemudian self-talk memengaruhi tindakan kita, lalu lama-kelamaan tindakan kita tersebut berubah menjadi kebiasaan. Setelah tindakan tersebut menjadi kebiasaan, lama-lama menyatu dengan karakter/sifat yang kalian miliki dan setelah menyatu dengan sifat kalian, self-talk awal kalian sudah mulai menjadi realitass dalam kehidupan kalian yang akhirnya akan membuat Anda percaya bahwa apa yang kalian yakini itu memang benar

Penyebab Dari Suka Berbicara Sendiri

Biasanya seseorang bisa memiliki kebiasaan bicara sendiri dikarenakan mereka kesepian, rasa tidak puas, masa lalu yang kelam dan bisa juga karena ada faktor masalah psikologi. Beberapa orang mengangap bahwa berbicara sendiri itu adalah hal yang normal. Namum, hal seperti ini belum dapat diterima secara bebas.

Satu hal yang harus kalian tahu bahwa seseorang yang suka berbicara sendiri ini, sebenarnya canggung terhadap kebiasaan mereka sendiri. Kalian juga tidak boleh memvonis orang yang suka berbicara sendiri mengalami gangguan jiwa. Karena mungkin saja mereka memerlukan waktu untuk membicarakan masalah yang mereka hadapi pada diri mereka sendiri.

Sebenarnya orang-orang yang mengalami hal seperti ini membutuhkan suatu nasihat, tapi terlalu takut orang lain terlalu memasuki kehidupan mereka.

Seseorang bisa menjadi terlalu suka dengan keadaan berbicara sendiri karena diyakini memiliki empat entitas yang berbeda-beda. Keempat entitas ini bisa saja berarti teman imajinasi, teman virtual, Allah dan tentunya diri sendiri. Mereka melakukan percakapan dengan diri mereka sendiri semata-mata untuk berbagi perasaan, pikiran dan juga pengalaman. Mereka dapat berbicara dengan suara keras layaknya seperti sedang mengobrol dengan seseorang. Berikut ini ada beberapa alasan seseorang berbicara sendiri.

– Melatih Diri

Jika seseorang merasa tidak yakin dengan apa yang dikatakannya maka ia memutuskan untuk membuat latihan yang melibatkan ia berbicar dengan dirinya. Biasanya hal ini akan terjadi karena harus mengikuti suatu wawancara kerja, berbicara dengan orang yang memiliki pengaruh, persiapan suatu debat atau sebuah diskusi dan lain sebagainya.

Seseorang akan mengatakan hal-hal yang mereka ingin katakan sendiri seperti pada wawancara kerja, bahkan terkadang mereka juga menjadi sipewawancara kerja. Yang akan mereka bicarakan adalah hal-hal yang mereka harapkan dari pewawancara. Dia kemudian akan membuat akan membuat kesimpulan sendiri, apakah ia layak atau tidak untuk lolos dalam wawancara tersebut. Meskipun pada kenyataannya situasi yang dihasilkan tidak sama dengan apa yang mereka latih.

Percakapan dengan teman imajinasi ini bisa di sebabkan bahwa seseorang itu memiliki rasa percaya diri yang cukup rendah. Selain itu, mungkin mereka juga guguo dengan apa yang akan terjadi nantinya. Oleh karena itu mereka membuat percakapan sendiri. Jadi kondisi yang dikarenakan hal ini tidak bisa dianggap mengalami gangguan kejiwaan karena ini masih termasuk hal yang normal.

-Rasa Tidak Puas

Myngkin sebagian dari kita ada yang mengalami situasi sulit di masa lalu dan mereka merasa tidak puas dengan apa yang mereka inginkan.Banyak orang yang berpendapat mereka bisa mendapatkan lebih dari itu, tapi mereka harus menerima kenyataan bahwa mereka tidak bisa melakukan lebih dari itu untuk mengubah masa lalu.

Namun, masih banyak orang yang masih belum bisa menerimanya dan kemudian terus mengulangi hal tersebut dalam pikirannya. Percakapan dengan diri sendiri ini lebih kepada memikirkan cara-cara untuk menjadi yang lebih baik dan pemahaman yang lebih baik.

Menjadi seseorang yang tidak bahagia dimasa lalu, maka dia akan mencoba meraih kepuasan dengan cara mengubah kondisi dengan pikirannya. Namun, kepuasan sementara hanya akan bersifat sementara dan pada akhirnya akan kembali pada rasa frustasi ketika realita menghatamnya kembali. Keadaan seperti ini juga tidak termasuk dalam gangguan kejiwaan.

Manfaat Dari Self Talk

Kalian jangan menganggap bahwa berbicara pada diri sendiri tidak memiliki manfaat. Berikut ini adalah beberapa manfaat yang bisa kalian dapat jika berbicara sendiri.

Lagi stres dan merasa depresi? Coba bicara baik-baik sama diri sendiri

Ketika kamu sedang merasa stres dan depresi, kamu akan lebih sulit untuk berpikir jernih. Kamu tentu butuh teman curhat yang bisa mengerti kamu. Tapi sebenarnya, orang yang seharusnya paling paham tentang kamu adalah dirimu sendiri. Jadi, coba bicara baik-baik sama diri sendiri. Tanyakan pada dirimu, “Apa sih yang membuatmu stres, marah, kecewa atau sedih?” Bicarakanlah niscaya tingkat kecemasan yang kamu alami akan jauh berkurang.

Merasa nggak pede? Mungkin kamu perlu berbincang dengan sendiri dulu

Di saat kamu lagi merasa minder dan nggak siap untuk menghadapi kenyataan, kamu tentu semakin merasa rendah diri dan nggak pede. Misalnya ketika akan sidang skripsi, luangkan waktu untuk self-talk. Entah di kamar atau kamar mandi. Yakinkan dirimu dengan kata-katamu sendiri. Sekedar menyemangati dengan kalimat, “Kamu pasti bisa, (sebut namamu)! Semangat!” dan tersenyum bisa merubah mood kamu!

Ternyata kamu bisa lebih mudah menghafal setelah ngomong sendiri, lho

Percaya deh sama tips yang satu ini. Ketika kamu mencoba konsentrasi pada suatu hal atau berusaha mengingat, sebaiknya kamu ucapkan dengan suara yang bisa kamu dengar sendiri. Cara ini bisa membantu kamu menghafal dengan lebih baik. Misalnya ketika kamu akan menghadapi ujian, bacalah materinya dengan suara yang keras seolah-olah kamu lagi ngomong sama diri sendiri. Tapi lihat-lihat juga, jangan sampai bikin orang lain terganggu.

Cegah negative thinking mulai dengan sering ngobrol sama diri sendiri

Sering berpikiran yang nggak-nggak tentang masa depan? Bisa jadi kamu terlalu cemas atau pikiranmu tertutup hal-hal negatif yang sebenarnya nggak perlu-perlu banget kamu pikirkan. Ketika pikiran buruk itu datang, coba ngobrol sama diri sendiri dengan bilang “Lihat sisi baiknya. Masih banyak yang perlu dipikirkan daripada ini.” Lalu kamu bisa memikirkan hal lain yang lebih penting dan berfaedah tentunya. Mikirin berapa hutang negara mungkin?

Sulit mengambil keputusan? Bercakap-cakap dengan diri sendiri bisa membantumu

Sedang dilanda kebingungan dan dilema hidup, sebuah keputusan sekecil apapun tampak seperti penentu hidup dan mati. Pernah nggak kamu coba untuk bercakap-cakap dengan dirimu sendiri ketika kamu harus menentukan langkah apa yang sebaiknya kamu ambil? Kamu bisa coba dengan mengatakan pada dirimu sendiri mengenai pilihan-pilihan dan konsekuensi dari setiap pilihan. Terus ucapkan sampai kamu yakin dengan satu pilihan tersebut.

Sebagai sarana untuk mengendalikan diri

Seringkali saat kita dalam keadaan emosi, pikiran kita juga menjadi kacau. Tidak banyak yang pada akhirnya berujung pada tindakan negatif di luar kesadaran kita, seperti berteriak, mengumpat dan lain sebagainya.

Dengan memanfaatkan self talk, secara otomatis kalian akan berbicara dengan pikiran kalian sendiri. Dengan begitu, pikiran orang yang sedang kacau tersebut bisa dikendalikan. Sehingga hal tersebut dapat mencegah dari pengambilan tindakan atau keputusan yang salah.

Kesimpulan:

Berbicara sendiri bukanlah yang buruk, melainkan suatu proses untuk membenahi diri dengan lebih baik. Namun, jika berbicara sendiri sudah melampaui batas normal maka mungkin saja seseorang itu mengalami gangguan psikis.

Demikian pembahasan mengenai pentingnya serta manfaat positif self talk untuk diri kita sendiri. Semoga bermanfaat. Bantu share biar yang lain juga dapat manfaat.