qq

Suka Pakai Headset? Kalian Wajib Tahu Ini

Apakah kalian suka mendengarkan musik?  Bagaimana cara kalian dalam mendengarkan musik? Dengan menggunakan loudspaker atau menggunakan headset? Menurut survei yang pernah dilakukan kebanyakan orang mendengarkan musik lebih menyukai dengan menggunakan headset. Alasannya sih katanya lebih simple. iya juga sih gak mungkin kita terus bawa loudspaker kemana-mana hanya karena mau dengerin musik.

Tapi guys, apakah kalian tahu kalau terlalu sering memakai headseat dapat memiliki dampak buruk bagi kesehatan? Kalau kalian gak percaya coba simak artikel ini. Nah, dibawah ini ada penjelasan tentang headset berserta dampaknya.

Pengertian Dari Headset

ww

Headset adalah sebuah perangkat audio yang memiliki dua device yang digabungkan menjadi satu. Dimana pada headset terdapat perangkat input yakni mikrofon atau microphone dan perangkat output yaitu speaker.

Dilihat dari bentuknya, headset ditujukan pada perangkat yang lebih besar, dimana pada bagian speaker menutupi telinga pemakainya. Hal ini dimaksudkan supaya suara yang dihasilkan lebih terdengar maksimal. Dilihat dari segi design visualnya, umumnya melingkar pada bagian atas kepala dan pada bagian speakernya pada sebelah kanan memiliki mikrofon.

Cara penggunaan headset biasanya lebih sering dipasangkan pada laptop, PC, atau mp3, ketimbang dipasangkan pada perangkat mobile. Kebanyakan headset digunakan untuk kebutuhan video chat, video call, skype dan lainnya. Pada bagian konektifitas, headset memiliki 2 buah jack berukuran 3,5mm yang akan dipasangkan pada soundcard di PC.

Adapun peran pada 2 jack yaitu Jack pertama untuk input yakni mikrofon dan jack kedua sabagai output yakni speaker. Namun seiring perkembangan jaman, fitur konektifitas headset ini semakin beraneka ragam. Seperti fitur koneksi bluetooth dan USB yang terintegrasi di dalamnya.

Sejarah Terciptanya Headset

Headset pertama kali diciptakan oleh seorang mahasiswa Universitas Stanford bernama Nathael Baldwin pada tahun 1910. Pada saat itu, alat yang ia ciptakan tidak langsung diproduksi, karena Baldwin belum menemukan orang yang berminat untuk memproduksi hasil temuannya itu dalam jumlah banyak.

Baru pada Perang Dunia I, angkatan bersenjata Amerika mengetahui alat yang telah diciptakan oleh Baldwin dan mulai memproduksinya untuk pilot mereka yang akan digunakan untuk perang sebanyak 100 headset. Dengan demikian, penggunaan awal headset pada saat itu bertujuan untuk penerbangan. Pada tahun 1961 headset dipakai dalam kokpit pesawat terbang. headset yang digunakan para pilot memiliki bentuk yang ringan dan nyaman saat dipakai, sehingga mereka pun menyukainya.

Pada tahun 1919, umumnya headset digunakan untuk radio dengan kualitas suara yang masih kasar dan belum dapat menyaring suara dari luar. headset baru bisa digunakan setelah disambungkan terlebih dahulu ke terminal baterai yang memiliki tegangan volt tinggi, koneksi listrik yang digunakan pun tidak nyaman bagi pengguna karena mengagetkan.

Mulai pada tahun 1970, headset untuk pertama kalinya digunakan untuk pesawat telepon, kemudian baru pada awal tahun 2000, seiring berjalannya perkembangan telepon seluler, headset dengan jenis nirkabel berbasis teknologi Bluetooth pun mulai populer.

Jika pada awalnya headset digunakan untuk tujuan penerbangan, sekarang headset lebih banyak dipergunakan untuk mendengarkan musik, terutama bagi para remaja yang juga menjadikannya sebagai trend setter.

Jenis-Jenis Headset

Di zaman yang sudah semakin canggih ini, seiring berlalunya waktu headset telah mengalami banyak perkembangan. Para ilmuwan pun telah membuat berbagai jenis headset. Beberapa dari jenis headset itu adalah:

a. Earphone

l

Merupakan jenis Headset yang berukuran kecil yang diletakkan ke lubang telinga atau disangkutkan di lubang telinga. Earphone terdiri dari dua jenis dengan karakter suara yang cenderung berbeda,yaitu in-ear monitoring dan earbud.

-in-ear monitoring(IEM)

Jenis earphone ini memiliki karakter yang sempit dan tertutup. IEM juga memiliki tingkat mobilitas yang tinggi (ukurannya kecil,mudah dibawa dan mudah disimpan) serta isolasi suara yang dihasilkan cukup bagus, sehingga pendengar dapat mendengar musik lebih fokus tanpa harus terganggu dengan suara luar. cara menggunakannya yaitu dengan cara memasukkan perangkat tersebut ke dalam lubang telinga.

-Earbud

Earbud memiliki karakter yang berbeda dengan IEM yaitu menghasilkan suara yang lebih besar terbuka karena bentuk dan cara pemakainnya yang berada di luar lubang telinga.Earphone jenis ini paling sering digunakan oleh masyarakat dunia karena mobilitasnya yang tinggi. Earbud memiliki beberapa jenis lagi yaitu diantaranya Handsfree dan Earpod.

Handsfree merupakan jenis earbud yang memiliki mikrofon. Handsfree biasanya disertakan dalam paket penjualan Smartphone.Sedangkan Earpod merupakan istilah yang digunakan dalam menyebut nama earbud pada perangkat android bermerk Apple yang disertakan dalam pemutar musik digital Ipod. Nama ini diberikan pada earbud yang dimiliki Ipod karena bentuknya yang unik dan dan berbeda dari earbud yang lain.

b  Headphone

download

Headphone memiliki karakteristik yang cenderung besar dan sulit untuk dibawa kemana mana.Headphone bisa dikatakan sebagai gabungan antara IEM dan Earbud karena menghasilkan suara yang luas dengan isolasi suara dunia luar yang cukup kuat. Headphone memiliki dua jenis,yaitu headphone on ear dan headphone over ear.

-Headphone On Ear

Memiliki ukuran yang hampir sama besar dengan daun telinga, sehingga bantalan headphone akan duduk tepat disekitar daun telinga.Walaupun tergantung jenis dan merek, namun jenis headphone ini kurang nyaman digunakan dalam waktu yang lama. Headphone jenis ini memiliki tingkat isolasi yang rendah dan mobilitas yang tinggi daripada jenis over ear.

-Headphone Over Ear

Memiliki ukuran bantalan yang sangat besar dibanding headphone on ear dan memiliki tingkat isolasi yang tinggi. Namun penggunaan headphone jenis ini juga digemari karena saat menggunakannya bisa memberi mereka yang mendengarkan musik pengalaman seperti menonton konser secara langsung.

Keuntungan menggunakan Headset

lk

Pemakaian headset secara berlebihan emang nggak baik untuk kesehatan. Tapi, headset terkadang sangat berguna buat menyelamatkanmu dari momen-momen yang mengganggu. Well, di antara kalian pasti pernah memanfaatkan headset untuk keperluan-keperluan ini. Hayo, ngaku deh!

  • Terlindung dari bisingnya lingkungan

Kelebihan utama menggunakan headset adalah kamu bisa terbebas dari suara dari luar dan bisa mendengarkan suara musik dengan lebih jelas. Misalnya saat kamu berada di dalam sebuah bis atau pesawat, menggunakan headset akan menjadi sangat menyenangkan.

  • Perangkat yang Tepat untuk Bermain Game

Kualitas audio adalah salah satu faktor penting bagi para gamer. Biasanya game memiliki suara detail yang lebih kompleks dari musik biasa. Oleh karena itu, headset atau khususnya gaming headset sangat tepat digunakan saat bermain game.

  • Penangkal para pengganggu

Walaupun manusia dituntut untuk jadi pribadi yang ramah pada sesama, tapi pasti ada saat dimana kamu ‘mager’ buat ngerespon orang lain. Apalagi, kalau cuma sekedar bahas hal-hal nggak penting yang ganggu waktu sendiri kamu. Nah, headset bisa jadi penyelamat. Cukup pasang headset ke telinga sambil pasang ekspresi seolah lagi nikmatin lagu, orang lain langsung nggak mau ganggu.

  • Menghindari momen canggung

Headset wajib kamu bawa kemana pun. Apalagi, jika tiba-tiba kamu berada di keramaian tanpa teman. Biar nggak canggung dan tengsin diliatin orang lain, headset lagi-lagi jadi penyelamat. Momen rasa canggung bakal hilang, sebab kamu tampak sibuk dengerin lagu.

  • Jadi aksesoris pendukung

Ngerasa penampilan masih kurang oke? Headset bisa jadi aksesoris tambahan penambah gaya. Kamu bisa pilih headset dengan warna dasar agar terlihat lebih cool. Atau pilih warna terang untuk kesan cheerful.

Dampak Buruk Menggunakan Headset

65

Penggunaan headset memang bagus, namun jika pemakaiannya secara berlebihan maka akan dapat menimbulkan kerusakan pada telinga. Lebih parahnya lagi, jika hal ini terus dibiarkan, maka potensi kerusakan otak juga dapat bertambah.

Lantas apa sajakah potensi penyakit yang dapat ditimbulkan dari penggunaan headset? Simak ulasannya berikut ini.

  • Ambang pendengaran

Paparan musik dengan earphone atau headset dapat mempengaruhi ambang pendengaran manusia, terutama bila dilakukan dengan volume keras dan dalam jangka waktu lama. Secara perlahan efek ini akan mengarah pada gangguan pendengaran secara permanen.

Oleh karena itu, kamu harus menggunakan earphone atau headset ini sesuai kebutuhan saja, jangan berlebih. Mengenai tingkat suara, suara tingkat ringan untuk dewasa berada antara 25 hingga 40 desibel, sedangkan anak-anak 20 hingga 40 desibel. Bertingkat semakin tinggi hingga suara terberat berkualitas 90 desibel atau lebih yang masih dapat didengar.

  • Hilangnya fungsi pendengaran

Ketulian, itulah bahaya kesehatan yang paling ditakuti dan ini merupakan tingkatan selanjytnya dari ambang pendengaran. Perlu kalian ketahui, apa pun jenis alat pengeras suaranya, jika dipasang langsung ke telinga, selalu akan menimbulkan risiko kerusakan pendengaran.

Volume suara yang dipancarkan dari suara melalui headset merupakan faktor utama yang menyebabkan tingginya risiko kerusakan pendengaran, begitu menurut The UCLA Ergonomics Division. Jadi atur volume suara serendah mungkin sehingga orang di samping atau di sekitar Anda tidak akan dapat mendengar suara yang dikeluarkan dari headset.

Selain itu, setiap setengah jam, copotlah headset dan biarkan telinga beristirahat selama beberapa menit untuk menghindari kelelahan sistem auditori.

  • Bahaya kesehatan akibat kuman

Seperti halnya handphone, headset dapat menjadi sarang kuman. Menurut penelitian yang dilakukan oleh profesor Mikrobiologi Charles Gerba dari University of Arizona, di area kantor dan ruang kerja, ponsel dan headset merupakan tempat yang banyak mengandung kuman, bahkan lebih kotor daripada dudukan toilet. Karena itu, secara rutin bersihkanlah headset dengan menggunakan disinfektan untuk membantu mengurangi tumpukan kuman penyebab penyakit.

  • Bahaya radiasi

Radiasi dari headset yang digunakan sudah lama menjadi objek penelitian, terutama pada penggunaan headset Bluetooth. Dalam penggunaannya, jumlah radiasi yang dikeluarkan dari alat semacam ini sebenarnya ada di bawah standar berbahaya.

Meski demikian, penelitian masih terus dilakukan untuk benar-benar memastikan seberbahaya apa radiasi dari ponsel dan headset. Penggunaan headset Bluetooth sendiri sejauh ini justru mengurangi level radiasi langsung dari ponsel yang ditempelkan di telinga.

  • Kerusakan Otak

Earphone atau headset yang digunakan juga ternyata memancarkan gelombang elektromagnetik tersendiri. Hal ini diyakini dapat memicu kerusakan otak dikarenakan oleh radiasi dari headset atau earphone itu sendiri. Hal ini dibuktikan dengan percobaan pada tikus dan tumbuhan. Otak tikus terpengaruh oleh gelombang radiasi ini yang mengakibatkan kerusakan pada otak tikus.

Sedangkan pada tumbuhan, perlahan layu dikarenakan paparan musik keras yang menerpa selama beberapa hari. Lain dengan yang diberikan perlakuan dengan memainkan musik lembut.
Tanaman akan semakin cepat tumbuh dikarenakan adanya stimulasi positif dari musik yang lembut.

Nah, itulah tadi penjelasan tentang headset. Bagi kalian yang memang sangat menyukai headset harus lebih berhati-hati dalam penggunaannya ya.