z

Cinta Yang Berlebihan? Mungkin Anda Mengalami “Erotomania”

Jatuh cinta??? Kata-kata ini pastinya sudah gak asing lagi untuk kita dengar kan. Semua orang pasti pernah merasakannya bahkan anak kecil pun katanya ada yang jatuh cinta juga tapi kalau untuk mereka lebih cocok dinamakan cinta monyet.

Nah, kalau orang yang sudah jatuh cinta itu biasanya gak pandang bulu, mau yang berbulu atau enggak gak jadi masalah hehe…. Enggak deh, maksud mimin gak mandang ras dan usia, yang namanya kalau sudah pake hati perbedaan apapun pasti akan teratasi. Ada yang lagi jalanin hubungan beda usia dan ras gak ya?

Tapi gimana dengan rasa cinta yang berlebihan? Misalnya terlalu merasa dicintai oleh seseorang yang sebenarnya gak nyata ( bukan hantu ya). Jangan kaget, karena kasus ini memang pernah terjadi, sangking cintanya dengan orang itu bahkan mereka bisa sampai menjadi penguntit dan menurut penelitian ternyata itu bukanlah cinta melainkan gangguan kejiwaan yang biasa disebut Erotomania. Nah, dalam artikel ini kita akan ngebahas penyakit mental ini, makanya baca sampai selesai ya guys.

Apa Itu Erotomania?

iii

Erotomania atau biasa dikenal dengan sebutan de Clerambault’s syndrome merupakan suatu bentuk gangguan kepribadian dimana para penderitanya memiliki keyakinan yang merupakan waham (keyakinan yang salah) terhadap seseorang yang biasanya yang memiliki status sosial lebih tinggi (selebritis, bintang rock, orang terkenal, wanita sosialita, bos, dll), si penderita biasanya akan memendam rasa yang berlebihan. Penderita yang mengalami gangguan ini kebanyakan dialami oleh pria.

Penyakit ini pertama kalinya ditemukan oleh seorang psikiater asal perancis yang bernama Gaetan Gatian Clerambault, yang memang pada saat itu sedang menyusun sebuah makalah yang membahas tentang gangguan kepribadian macam ini dan itu dilakukan pada tahun 1921.

Referensi awal yang sejenis dengan gangguan ini sebenarnya telah ada dalam tulisan Hipokrates, Erasistratus, Plutark dan Galen. Dalam dunia psikiatri sendiri referensi sejenis ini telah ada pertama kali dalam tahun 1623 dalam sebuah risalah (surat edaran) yang berjudul Maladie d’amour ou melancolie erotique yang ditulis oleh Jacques Ferrand dan juga disebut sebagai “old maid’s psychosis”, “erotic mania” dan “erotic self-referent delusions” sampai kemasa sekarang dimana gangguan ini disebut sebagai bentuk dari Erotomania atau de Clerambault’s Syndrome.

d

Inti utama dari bentuk sindrom ini adalah si penderita memiliki suatu waham atau delusi keyakinan bahwa ada orang lain, yang biasanya memiliki status sosial yang lebih tinggi, secara sembunyi-sembunyi memendam perasaan cinta kepadanya.

Si penderita akan selalu yakin bahwa subjek dari delusi mereka secara rahasia menyatakan cinta mereka dengan isyarat halus seperti menggunakan bahasa tubuh, pengaturan perabot rumah atau dengan cara yang sebenarnya gak mungkin (jika yang menjadi sasaran adalah seorang public figure maka apapun yang ditulis di media massa akan dianggap itu pernyataan cinta kepadanya).

Sering kali orang yang menjadi objek dalam delusi, hanya memiliki sedikit sekali hubungan atau bahkan tidak berhubungan sama sekali dengan sang penderita kata lainnya gak saling kenal. Walau demikian sang penderita tetap percaya bahwa sang objek-lah yang memulai semua hubungan khayalan itu. Delusi Erotomania sering ditemukan dalam sebuah gejala awal dari sebuah gangguan delusional atau dalam konteks Skizofrenia.

Hal Yang Akan Dilakukan Oleh Penderita Erotomania

h

Namanya juga manusia, pastilah kita itu memiliki rasa sayang dan cinta kepada sesama. Salah satu hal terindah dalam hidup adalah ketika kita merasa dicintai oleh seseorang. Akan tetapi, gimana jadinya kalau rasa cinta itu ternyata merugikan orang lain seperti yang dilakukan orang-orang ini.

Merasa Dicintai

Ternyata selain dari istilah erotomania, ada pula istilah phantom lover syndrome. Phantom lover syndrome merupakan jenis lain dari erotomania. Phantom lover syndrome juga merupakan sebuah gangguan delusi bahwa seseorang merasa dicintai oleh orang yang disukainya. Namun, seseorang itu sebenarnya tidak ada.

Mungkin beberapa orang menganggap erotomania hanya terjadi pada seorang penggemar terhadap idolanya. Sebenarnya, gangguan ini juga bisa terjadi pada siapa saja. Perasaan bahwa merasa dicintai oleh seseorang bisa dialami oleh berbagai kalangan, seperti merasa dicintai oleh teman satu sekolah atau rekan kerja di kantor.

Contoh Kasus Erotomania

Sebut saja Mrs. X. Seorang wanita berusia 51 tahun dirawat di bangsal kejiwaan Rumah Sakit Beatriz Angelo dengan diagnosis erotomania. Mrs. X merasa dicintai oleh mantan bosnya dan merasa bahwa suaminya adalah penghalang hubungannya dengan mantan bos.

Selain kasus Mrs. X, ada pula kasus Mr. Y yang sampai diproses pengadilan. Mr. Y yang berusia 50 tahun tersandung kasus terus menerus menguntit seorang wanita dalam beberapa tahun terakhir. Dia menganggap tuduhan yang diberikannya adalah salah satu rencana seseorang untuk menggagalkan kisah cintanya.

Menjadi Penguntit Handal

Kegiatan yang sering dilakukan oleh orang dengan penyakit erotomania adalah seseorang yang menjadi penguntit atau stalker di media sosial. Tidak jarang pula, mereka akan melakukan hal-hal yang berbahaya hanya untuk melindungi seseorang yang dianggap menyukai dirinya.

Mungkin kamu pernah merasa kalau orang yang kamu suka juga menyukaimu walau kenyataannya tidak seperti itu. Meskipun begitu, jangan pernah langsung mengklaim diri sendiri atau orang lain mengalami erotomania. Harus tetap ada pemeriksaan yang dilakukan oleh psikolog untuk mengetahui kebenaran bahwa seseorang memang memiliki erotomania.

Mencintai dan dicintai adalah sesuatu yang diinginkan setiap orang. Setiap orang tentu memiliki kebutuhan untuk diakui terutama kaitannya dengan perasaan cinta. Akan tetapi, hal tersebut jangan sampai menjadi gangguan bahkan penyakit untuk dirimu sendiri karena tentunya banyak pihak yang akan merasa dirugikan.

Penyebab Erotomania

Sebenarnya penyebab utama dari penyakit ini masih belum diketahui, akan tetapi biasanya ini terjadi dikarenakan kurangnya perhatian dimasa kecilnya atau selalu mengalami kegagalan dalam hubungan percintaan.

Pengobatan Erotomania

Penderita Erotomania jika sudah mencapai masa akut akan memerlukan waktu yang cukup lama dan perlahan untuk sembuh dan ini sudah diyakini, bahwa mereka yang menderita penyakit ini tidak akan sembuh normal sepenuhnya.

Tahap penyembuhan penyakit gangguan kejiwaan ini dilakukan dengan cara Terapi CBT (Cognitive behavioural therapy), Terapi ini dipakai untuk menghilangkan kepercayaan atau ide ide bahwa sipenderita dicintai oleh orang orang tertentu lalu fantasinya akan dikembalikan ke realita. Sebagai tambahan Bisa juga dibantu dengan obat obatan depresi seperti antidepresan.

Nah, itulah sedikit penjelasan tentang gangguan kejiwaan yang biasa disebut dengan Erotomania. Jika kamu memang sedang menyukai seseorang lebih mengungkapkannya. Daripada kamu menduga-duga, tidak ada salahnya loh jika perasaanmu diungkapkan sekarang. Apapun hasilnya itu lebih baik daripada memendamnya karena itu bisa menyebabkan penyakit ini muncul.