Tapai_peuyeum_Pasar_Baru-870x300

Tape Memiliki Manfaat Tapi Juga Berbahaya. Berikut Penjelasannya

Hi guys, mimin mau nanya nih, sebelumnya apakah kalian pernah makan yang namanya tapai? Pastinya ada yang pernah makan dan ada juga yang tidak. Apa kalian menyukainya?  Kalau mimin sendiri pernah makan tapai dan pastinya sangat suka donk.

Yang membuat tapai ini begitu tampak hebat adalah rasa yang dimilikinya, Tapai ada yang asam dan ada juga yang manis. Kalau kalian mau tentang tapai ini, maka kalian harus mencoba dulu rasanya dan jadikan ini sebagai satu pengalaman. Selain dimakan begitu saja, tapai juga ada yang diolah dengan cara digoreng loh dan biasanya ini disebut tapai goreng.

Tapai sendiri memiliki sejarah atau asal-usul yang masih belum diketahui secara tepat. Ada pendapat yang mengatakan bahawa tapai berasal dari makanan kaum Jawa. Di Jawa, tapai dikenali sebagai tapai singkong atau tape telo.

Tapai bukan saja popular di Indonesia dan di Malaysia, malah di beberapa negeri Asia yang lain banyak yang menyukai tapai. Tapai dikenali sebagai basi binubran di Filipina, Chao di Kemboja dan chao-mak di Thailand. Apapun nama dari tapai itu. yang penting tapai telah dijadikan sebagai salah satu makanan unik kaum Melayu. Tapai juga sangat sesuai kalau dijadikan sebagai makanan pencuci mulut loh.

Apa Itu Tapai

1

Tapai atau biasa yang lebih dikenal dengan tape adalah salah satu makanan tradisional Indonesia yang dihasilkan dari proses peragian (fermentasi) bahan pangan berkarbohidrat, seperti singkong dan ketan. Tapai bisa dibuat dari singkong (ubi kayu) dan hasilnya dinamakan tapai ubi. Bila dibuat dari ketan hitam maupun ketan putih, hasilnya disebut “tapai pulut” atau “tapai ketan”.

Dalam proses fermentasi tapai, akan digunakan beberapa jenis mikroorganisme seperti Saccharomyces cerevisiae, Rhizopus oryzae, Endomycopsis burtonii, Mucorsp, Candida utilis, Saccharomycopsis fibuligera, Pediococcussp dan lain-lain.

Tapai hasil fermentasi dari S. cerevisiae umumnya berbentuk semi-cair, berasa manis keasaman, mengandung alkohol dan memiliki tekstur lengket. Umumnya, tapai ini diproduksi oleh industri kecil dan menengah sebagai kudapan atau hidangan pencuci mulut.

 

Jenis Tapai

Seperti yang sudah mimin jelasin diatas kalau tapai ini ada 2 yaitu, tapai ketan dan tapai singkong. Berikut ini adalah pernjelasan dari kedua jenis tapai tersebut.

2

Tapai singkong, yakni tape yang terbuat dari bahan dasar singkong. Jenis tapai ini biasanya dibuat untuk dijual, kebanyakan berupa industri rumah tangga. Tapai singkong yang populer berasal dari daerah Bandung (banyak dijajakan di Jalan Raya Padalarang di wilayah Cipatat) dan jika di Jawa Timur, dari daerah Bondowoso.

3

Tapai ketan atau tapai pulut, yakni yang terbuat dari beras ketan (beras pulut), baik dari ketan putih maupun ketan hitam. Di banyak daerah di Jawa, tapai ini biasa dibuat sendiri di rumah-rumah, terutama sebagai persediaan penganan di saat Lebaran.

Namun, tapai ini pun selalu dijajakan oleh pedagang keliling di Jawa Barat (tapai ketan hitam, dalam kombinasi dengan uli sebagai tape uli); atau dalam kemasan kecil-kecil, tapai ketan putih terbungkus daun (jambu air, atau waru) di pasar lokal di Kuningan dan di Pangandaran. Tapai ketan dari Kuningan bahkan telah dikemas secara modern dengan kardus.

Proses Pembuatan Tapai

Untuk membuat tapai singkong, kulit singkong harus dibuang terlebih dahulu. Singkong dicuci lalu dikukus dan ditempatkan pada keranjang bambu yang dilapisi daun pisang. Ragi disebar pada singkong dan lapisan daun pisang yang digunakan sebagai alas dan penutup. Keranjang tersebut kemudian diperam pada suhu 28 – 30 °C selama 1-2/2 – 3 hari.

Selain rasanya yang manis dan aroma yang memikat, tapai juga dibuat dengan beberapa warna berbeda. Warna tersebut tidak berasal dari pewarna buatan yang berbahaya, melainkan berasal dari pewarna alami.

Pembuatan tapai ini memerlukan kecermatan dan kebersihan yang tinggi agar singkong atau ketan dapat menjadi lunak karena proses fermentasi yang berlangsung dengan baik. Ragi adalah bibit jamur yang digunakan untuk membuat tapai. Agar pembuatan tape berhasil dengan baik alat-alat dan bahan-bahan yang digunakan harus bersih, terutama dari lemak atau minyak. Air yang digunakan juga harus bersih.

Ciri-ciri Fisiologi dan Morfologinya

Tapai yang dibuat dari singkong (ubi kayu) dan hasilnya dinamakan tapai singkong. Bila dibuat dari ketan hitam maupun ketan putih, hasilnya dinamakan adalah tapai pulut” atau “tapai ketan”.

Dalam proses fermentasi tapai, digunakan beberapa jenis mikroorganisme seperti Saccharomyces Cerevisiae, Rhizopus oryzae, Endomycopsis burtonii, Mucor sp, Candida utilis, Saccharomycopsis fibuligera, Pediococcus, dsb sp. Tapai hasil fermentasi dari Saccharomyces cerevisiae umumnya berbentuk semi-cair, berasa manis keasaman, mengandung alkohol dan memiliki tekstur lengket.  Umumnya, tapai diproduksi oleh industri kecil dan menengah sebagai kudapan atau hidangan pencuci mulut.

Tape mempunyai rasa sedikit manis dengan sedikit rasa alkohol dan aroma semerbak yang khas. Tekstur lunak dan berair serta mengasilkan cairan yang merupakan efek dari efek fermentasi. Rasa manis pada tape dipengaruhi oleh kadar gula dari tape itu sendiri. Tetapi kadang – kadang pada sejenis tape tertentu timbil rasa asam agak menyengat.

Hal ini biasanya disebabkan oleh perlakuan selama proses pembuatan yang kurang teliti, misalnya penambahan ragi yang terlampau banyak, penutupan yang kurang sempurna selama proses fermentasi berlangsung, ataupun karena proses fermentasi yang terlalu lama (OyonSuwaryono dan Yusti Ismaeni, 1987).

Manfaat Dari Tapai

g

Selama ini tape hanya dikenal sebagai makanan yang sangat khas. Tape banyak dijadikan sajian saat hari raya atau acara pertemuan keluarga. Tape menjadi hidangan pencuci mulut yang biasanya dimakan dengan makanan keripik atau emping. Banyak orang yang menghindari tape karena tidak senang dengan alkohol atau efek sesudah makan tape. Tapi, tahukah Anda, bahwa ternyata semua jenis tape memiliki banyak manfaat. Berikut ini manfaat tape singkong yang perlu Anda kenal.

  • Obat Jerawat

Tapai juga bisa menjadi salah satu obat yang sangat ampuh untuk jerawat. Tapai bisa membantu tubuh dalam menetralisir racun yang menumpuk pada permukaan pori-pori kulit. Pori-pori yang banyak mengandung kotoran dan racun akan meningkatkan potensi jerawat. Untuk mendapatkan manfaat yang lebih baik maka kalian bisa menggantikan beberapa camilan yang digoreng dengan tapai.

  • Diet

Tapai adalah makanan yang mengandung lemak yang rendah. Tapi tapai mengandung karbohidrat yang cukup baik. Selain itu tapai juga mengandung serat larut dalam air yang bisa membuat organ pencernaan menjadi lebih baik. Kondisi inilah yang membuat tapai bisa menjadi obat untuk menurunkan berat badan secara alami.

  • Tapai sebagai Sumber Probiotik

Manfaat tapai singkong selanjutnya yang tidak kalah penting adalah sebagai probiotik. Proses fermentasi yang melibatkan berbagai jenis mikroorganisme ternyata sangat baik untuk menghasilkan cairan probiotik. Kandungan air yang biasanya terdapat pada tapai singkong maupun tapai ketan bisa menjadi zat yang sangat ampuh untuk melawan bakteri yang jahat dalam saluran pencernaan. Selain itu tapai akan berkhasiat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah racun.

  • Meningkakan Energi

Mungkin belum banyak yang mengetahui kalau manfaat tapai singkong adalah bisa menambah energi pada tubuh. Tapai yang dibuat dari singkong yang mengandung karbohidrat tinggi, sehingga tapai bisa memberikan energi tambahan setara dengan nasi, roti atau kentang.

  • Melancarkan Pencernaan

Kalian punya masalah dengan pencernaan? Makanlah tapai.  Kandungan probiotik di dalam tapai sangat tinggi, sehingga dapat membantu melancarkan sistem pencernaan tubuh. Sebagaimana telah diketahui khalayak umum kalau probiotik merupakan zat yang penting untuk membunuh bakteri jahat, membuang racun, menghentikan wasir dan membantu bakteri baik untuk meningkatkan sistem kerja pencernaan.

  • Mencegah Anemia

Tapai juga sangat bermanfaat untuk mencegah penyakit anemia. Penyakit ini disebabkan karena turunnya produksi sel darah merah sehingga menyebabkan tubuh menjadi lebih lemah dan tidak bertenaga. Saat proses fermentasi tapai maka ada berbagai jenis mikroorganisme yang meningkatkan produksi vitamin B12. Vitamin ini sangat penting untuk mendukung produksi sel darah merah sehingga bisa mencegah anemia.

  • Mengatasi Penyakit Darah Tinggi

Penyakit darah tinggi adalah jenis penyakit yang sangat menakutkan bagi semua orang. Darah tinggi bisa meningkatkan berbagai jenis penyakit lain yang lebih berbahaya. Bagi orang yang memiliki penyakit darah tinggi bisa mengkonsumsi tape secara teratur. Tapai menjadi sumber kalium yang berfungsi untuk mengatur tekanan darah, menjaga detak jantung dan memelihara kesehatan pembuluh darah.

Efek Samping Dari Tapai

h

Mungkin memang tape dikenal memiliki manfaat bagi tubuh. Namun ada juga efek samping yang terjadi jika dikomsumsi terlalu banyak. Beberapa efek sampingnya adalah:

  • Menyebabkan keguguran

Bahaya tape pada ibu hamil yang gemar makan tape selama masa kehamilannya maka cepat atau lambat akan menderita keguguran. Efek panas pada alkohol ini dapat melubangi dinding plasenta dan merusak jaringan otot janin seperti terbakar sehingga kehancuran janin tidak dapat dihindari(keguguran).

  • Bayi lahir cacat/Foetal alkohol spektrum disorder

Banyak ibu hamil yang merasa kehamilannya biasa biasa saja ketika menyantap makanan yang mengandung alkohol hasil dari fermentasi ragi tetapi ketika masa persalinan tiba. Maka ino akan dapat melahirkan seorang bayi yang tidak sehat dan memiliki kecacatan. Misalnya kaki kecil sebelah, kepala mengecil, tidak ada respon mata terhadap gerakan dan sebagainya.

  • Kelainan pada saraf bicara

Bahaya tape pada ibu hamil yang kebiasaan mengkonsumsi makanan tape di usia kehamilan 5 sampai 8 bulan, dapat menyebabkan kelainan pada saraf bicara bayi ketika dilahirkan kelak. Bayi akan kesulitan bicara dengan lancar walaupun nyatanya tidak bisu. Kerusakan saraf pada area otak tersebut sebenarnya akibat efek panas dari alkohol yang ada pada ragi yang telah mencemari dan merusak saraf saraf bicara anak secara bertahap ketika masih dalam kandungan.

  •  Perut mulas

Bahaya Ragi pada wanita yang sedang hamil muda maka hindarilah makanan yang mengandung ragi, Karena jika mengkonsumsinya dalam jumlah yang berlebihan maka akan mempercepat hancurnya sel sel telur matang yang telah dibuahi dan baru saja terbentuk didalam rahim menjadi sebuah janin. Kadar alkohol dan gas yang ada pada ragi mampu mengiritasi organ pencernaan.

  • Kepala pusing

Bahaya  tape pada wanita yang sedang hamil 3 minggu atau dibawah satu bulan usia kehamilannya akan menderita pusing yang terus menerus jika mengkonsumsi makanan yang mengandung ragi dalam takaran yang tidak mioderat atau tidak wajar.Alkohol yang ada didalamnya dapat mempersempit aliran darah menuju otak sehingga menyebabkan sakit kepala secara berulang.

Itu dia penjelasn tentang tape ynag perlu kalian ketahui. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kalian terutama pada ibu hamil agar lebih berhati-hati pada tape.