a

Inilah Kisah Dari Vampir Yang Selalu Menghisap Darah Manusia

Bagi kalian yang suka banget nonton film, apalagi horor klasik pasti kalian sudah kenal dengan makhluk astral yang satu ini. Dia dikenal memiliki taring dan makanan favoritnya adalah darah. Hayo-hayo siapa yang tahu dia itu apa? Yup, benar banget dia dikenal dengan sebutan vampir.

Untuk sekarang ini sudah banyak sekali dalam dunia perfilman yang membuat cerita dengan tokoh utama vampir. Mulai dari vampir yang seram sampai vampir yang cakep kayak Edward Cullen. Kalau dipikir-pikir lagi dari mana sih asal vampir itu dan apakah mereka nyata? Biar kita gak sama-sama penasaran, cari tahu disini saja yuk.

Apa Sih Sebenarnya Vampir Itu?

s

Vampir adalah sebuah tokoh dalam mitologi dan legenda yang konon katanya dapat hidup hanya dengan memakan intisari kehidupan (biasanya dalam bentuk darah) dari makhluk hidup lain. Meskipun kepercayaan tentang cerita setan penghisap darah yang terdapat dalam berbagai budaya dan telah ada sejak zaman kuno, namun istilah vampir sendiri baru mulai populer pada awal abad ke-18 setelah masuknya legenda vampir ke Eropa Barat dari daerah Balkan dan Eropa Timur.

Di daerah-daerah tersebut juga terdapat legenda mengenai makhluk-makhluk seperti vampir, misalnya vrykolakas di Yunani dan strigoi di Rumania yang juga ikut meningkatkan kepercayaan tentang vampir yang ada di Eropa.

Vampir dalam legenda Balkan dan Eropa Timur memiliki penampilan yang beragam (mulai dari makhluk mirip manusia sampai ada juga yang menyerupai mayat hidup) sedangkan di Eropa Barat, vampir digambarkan sebagai makhluk yang berpenampilan rapi dan mewah.

Seperti pada cerita The Vampyre (1819) karangan John Polidori yang membentuk citra tersebut. Karya tersebut dianggap sebagai karya tentang vampir yang paling berpengaruh di awal abad ke19 dan telah mengilhami karya-karya selanjutnya seperti Varney the Vampire dan bahkan Dracula.

Novel Dracula (1897) karya Bram Stoker dikenang sebagai karya klasik yang menjadi dasar bagi cerita vampir pada masa modern. Novel Dracula juga mengambil unsur dari legenda manusia serigala dan setan sejenisnya dan kemudian menggabungkannya dengan konsep keabadiaan serta sistem masyarakat masa Victoria.

Suksesnya buku ini memicu munculnya genre vampir yang masih tetap populer hingga saat ini melalui buku, film, permainan video dan juga acara televisi. Vampir juga telah menjadi figur dominan dalam genre horor.

Vampir umumnya diceritakan keluar dari makamnya pada malam hari untuk menggigit orang-orang dengan taringnya yang panjang dan mengisap darah mereka. Korban yang digigitnya biasanya pada akhirnya juga akan menjadi vampir dan biasanya ini mereka sebut budak vampir. Menurut beberapa mitos, vampir tidak dapat terlihat di cermin, ini dikarenakan mereka tidak memiliki jiwa. Dalam cerita fiksi modern, vampir bisa menjelma menjadi kelelawar, serigala, bahkan gumpalan gas dan harus menjauhkan diri dari sinar matahari jika tidak mereka bisa terbakar.

Seperti Apa Kemunculan Vampir Yang Pertama

d

Pada zaman dahulu kala ( udah kayak mendongeng saja ya hehe). Dikatakan bahwa sebenarnya vampir berasal dari sebuah tempat yang bernama Rumania dan akhirnya mulai menyebar di Eropa pada abad 16. Vampire atau sebutan lainnya “Dracula” dikatakan bahwa itu termasuk kisah nyata. Sejarah Dracula berasal dari seorang Raja Rumania pada Abad 15 yang bernama Vlad Dracul.

Vlad Dracul ini adalah seorang Raja Rumania pada abad 14 yang sangat menyukai yang namanya peperangan dan ia juga dikenal dengan kekejamannya. Kemampuannya dalam berperang tidak diragukan lagi dilihat dari jumlah peperangan yang dia menangkan. Ada yang mengatakan bahwa Vlad Dracul mempunyai ritual khusus sebelum memulai peperangan, yaitu meminum dan berendam dengan darah mayat yang berhasil dikalahkannya.

Kekejamannya berlanjut turun temurun kepada penerus generasinya. Akhirnya sampailah pada penerusnya yang bernama Vlad Tepes III yang kemudian dijuluki Dracula (merujuk kepada nama vlad dracul, pendahulunya) ini dikarenakan kekejamannya yang menyamai vlad dracul. Vlad Tepes III (Dracula) hidup pada tahun 1431 dan meninggal pada tahun 1476.

Kekejaman Vlad Tepes terkenal dari cara dia menghukum para tawanan dengan cara yang sangat sadis, yaitu dikuliti dan disula (disula adalah penyiksaan dengan cara ditusuk mulai dari anus dengan kayu sebesar lengan tangan orang dewasa yang ujungnya dilancipkan. Korban yang telah ditusuk kemudian akan dipancangkan sehingga kayu sula bisa menembus perut, kerongkongan, hingga kepala) Coba deh guys bayangin gimana tersiksanya itu.

Kekejaman seperti itu sangat dipercaya untuk membuat Dracula selalu berhasil dalam peperangan. Oleh karena itu, Dracula masih meneruskan ritual pendahulunya Vlad Dracul untuk mandi dan meminum darah manusia.

Hingga perang Salib, Dracula telah membunuh ratusan ribu tawanannya dengan cara disula dan sebagian besar adalah orang islam. Akhirnya di perang salib pula Dracula berhasil dikalahkan oleh sultan Mehmed II, kepalanya dipenggal dan dipersembahkan kepada Turki Ottoman untuk menghargai para korban (warga turki) yang menjadi korban kekejaman dari Dracula.

Namun sepertinya kematian Dracula tidak menghentikan semua, karena keberhasilan Vlad Dracul dan Vlad Tepes III dalam peperangan banyak pemimpin2 lain yang juga ingin mengikuti jejaknya. Akhirnya pada abad 15,16,17 terjadi wabah Dracula (mengikuti ritual Dracula, yaitu mandi dan meminum darah manusia).

Dari kebiasaan inilah disebut telah lahir spesies manusia baru yang meminum darah. Ada yang percaya keturunan Vlad Dracul masih tersisa sampai sekarang dan masih melanjutkan ritual mengerikan itu.

Sekarang sudah jelas Dracula memang sebuah kenyataan dan masih tetap eksis didunia (tapi keberadaan clan/etnis mereka sekarang diragukan masih ada). Orang Eropa, khususnya Rumania meyakini bahwa spesies Dracula (keturunan Van Dracul) memang mempunyai ciri-ciri dan fisik seperti kebayakan vampir yang lihat yaitu berwajah pucat, mempunyai taring dan haus akan darah.

Apakah Vampir Hanya Ada Satu Jenis?

e

Jawabannya adalah tidak. Kenapa mimin bilang seperti itu? Ini dikarenakan akibat munculnya spesies manusia baru dari kebiasaan meminum darah dan inilah yang disebut dengan vampir. Sampai pada akhirnya vampir-vampir ini menciptakan berbagai spesies barunya. Diantaranya adalah dibawah ini.

Origin

Vampire Origin adalah Vampire yang terlahir berdasarkan keturunan, Contohnya ayah dan ibunya adalah Vampire Origin yang akan menghasilkan keturunan Vampire Origin. Vampire jenis ini adalah Vampire yang terkuat dari jenis lainnya, karena dikatakan bahwa mereka memiliki kecepatan dan kekuatan yang lebih hebat dari jenis Vampire lainnya.

Vampire Origin ini katanya juga bisa berada di bawah sinar matahari, akan tetapi akibatnya kekuatan mereka akan turun drastis dan mereka akan menjadi lemah. Keistimewaan Vampire Origin lainnya adalah mereka bisa memakan makanan manusia, seperti roti dan daging. Hanya saja, roti dan daging hanya besifat sementara saja, mereka tetap saja harus meminum darah untuk mengisi nutrisi di tubuh mereka.

 Slave

Yang kedua ini dinamakan Vampire Slave. Vampire Slave ini adalah manusia asli yang berubah menjadi Vampire akibat dari meminum darah Vampire Origin. Setelah meminum darah Vampire Origin, Manusia itu akan mati sejenak dan kemudian hidup kembali menjadi Vampire Slave.

Jenis Vampire ini biasanya akan sangat patuh terhadap tuannya, yaitu Vampire Origin yang rela memberikan darahnya. Akan tetapi, Vampire Slave tidak seperti Vampire Origin dalam hal fisik, Vampire Slave lebih lemah dibanding Vampire Origin dan juga Vampire Slave tidak bisa berada di bawah sinar matahari, karena kulit mereka akan langsung terbakar dan mereka juga tidak bisa mengkonsumsi roti dan daging seperti Vampire Origin.

 Alter

Jika tuan mereka Vampire Slave mati, maka Vampire itu disebut dengan Vampire Alter. Ada dua kemungkinan yang akan terjadi pada Vampire Slave jika tuannya benar-benar mati, yaitu Vampire Slave akan mati bunuh diri akibat kehilangan tuannya yang senantiasa memerintahnya dan ingatan Vampire Slave akan kembali normal dan mengingat masa lalu nya saat menjadi manusia. Jika yang kedua terjadi pada Vampire Slave, maka otomatis dia telah menjadi Vampire Alter dan bebas tanpa ada yang bisa memerintahnya lagi.

 Outcast

Vampire Outcast adalah Vampire yang paling lemah dari semua jenis Vampire di atas. Kenapa mereka dikatakan lemah? Karena Vampire Outcast tidak bisa berada di bawah sinar matahari seperti Vampire Slave dan Alter. Dalam sehari, Vampire Outcast juga harus meminum darah segar, jika tidak tubuh mereka akan hancur. Berbeda dengan Jenis Vampire di atas, mereka bisa bertahan berhari-hari tanpa meminum darah segar.

Bagaimana Sih Ciri-Ciri Dari Vampir Itu?

h

Beberapa manusia ada yang dikatakan menyerupai vampir jika mereka mempunyai ciri-ciri seperti ini.

  • Takut dengan bawang putih

Vampire merupakan sosok yang sangat ditakuti karena mereka sangatlah menyeramkan, akan tetapi mereka ternyata memiliki rasa takut pada bawang putih. Begitu juga dengan manusia, manusia yang menderita kelainan Alliumphobia (takut pada bawang putih) akan menghindari yang namanya bawang putih.

  • Rabies

Di dalam ilmu medis, ada yang namanya kelainan Hydrophobia (takut pada air dan suka menggigit manusia). Manusia yang mengidap kelainan Hydrophobia akan bertingkah laku seperti Vampire. Dimana, Vampire dikenal sebagai makhluk yang suka menggigit yang haus akan darah.

  • Takut pada cermin

Vampire adalah mayat hidup yang tidak memiliki jiwa, yang tidak akan terlihat jika mereka berhadapan dengan cermin. Oleh sebab itu, Vampire sangat membenci cermin. Manusia pun ada yang takut atau membenci cermin, yang dikenal dengan Eisoptrophobia (takut pada cermin). Para penderita Eisoptrophobia mengira bahwa, cermin dapat membawa kesialan pada diri mereka.

  •  Meminum darah

Ternyata, tidak hanya Vampire yang haus akan darah, manusia pun juga ada yang meminum darah. Manusia yang meminum darah bisa jadi dapat disebut sebagai vampir.

  • Taring yang panjang

Vampire memiliki gigi taring yang panjang dan tajam untuk memudahkan mereka melubangi kulit dan menghisap darah manusia. Beberapa manusia juga ada yang memiliki taring yang panjang yang disebabkan karena kelainan genetik.

  • Kulitnya terbakar jika terkena sinar matahari

Vampire memiliki sebuah kelemahan, yaitu jika terkena sinar matahari, kulit Vampire akan menjadi terbakar. begitu juga dengan manusia yang menderita penyakit Porphyria (kulit yang akan terbakar saat terkena sinar matahari). Penyebab dari penyakit ini adalah akibat dari meminum obat-obatan dan alkohol yang berlebihan dan bisa juga faktor keturunan.

  • Bermata merah

Kebanyakan Vampire bermata merah, membuat sosok Vampire terlihat lebih menakutkan. Manusia pun ada juga yang bermata merah, yang biasa disebut dengan penyakit Konjungtivitis (Infeksi pada mata).

  •  Mati jika tertusuk jantungnya

Ciri-ciri Vampire terakhir adalah mati jika tertusuk jangtungnya. Ada dua cara yang harus dilakukan untuk membunuh Vampire, yaitu membuat mereka terkena sinar matahari dan menusuk mereka tepat di bagian jantung. Jika kalian menusuknya tepat di bagian jantung, maka Vampire itu akan mati. Begitu juga dengan manusia, manusia pada umumnya akan mati jika tertusuk di bagian jantung.

Nah, itulah pembahasan kita tentang vampire yang sampai sekarang dikatakan masih tetap eksis. Terima kasih karena sudah membaca artikel kami.